PUISI Rachman Sabur

bolong bolong

NEGERI BOLONG-BOLONG

Menyaksikan negeri
bolong-bolong
sama deritanya
dengan menyakiti
tubuh sendiri.
Merenungkan kembali
tubuh bangsa ini
sakitnya dalam sekali.
Penyakitnya menular
dan permanen
komplikasi kronis!
Tak ada pilihan
selain amputasi!
Bila tidak disegerakan
tubuh negeri ini
akan lumpuh total!
tak terselamatkan
dan mati!
Tak habis-habisnya
berpikir untuk mengerti
jungkir-baliknya hukum
di negeri bolong-bolong
penuh sensasi
akrobatik politik!
Alangkah naifnya
bila hukum
hanya sebagai alat
dan siasat buruk
untuk mufakat jahat!
Para akhli hukum
begitu banyak
tapi yang bersuara
sangat sedikit
selebihnya diam
cari aman
tutup mulut
rapat-rapat.
Apa karena hukum
suatu yang absolut
dan dikeramatkan?
Atau ada hal-hal lain?
saling-silang pendapat
kebenaran hukum?
Saling sandera kasus
diantara mereka?
Apakah karena phobia?
Alangkah aibnya
merah putih
di mata dunia!
Terlalu banyak
kebusukan hukum
dicatat merah
dalam ingatan rakyat.
Apakah tragedi Nepal
akan terjadi juga
di negeri bolong ini?
Negeri yang mendekati
kehancuran total!
Di ruang-ruang
sidang pengadilan
pertunjukan drama
Opera Sabun Colek
ditampilkan kocak
tak berotak!

2025

PUISI Ayie S. Bukhary
Baca Tulisan Lain

PUISI Ayie S. Bukhary


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *