SAJAK-SAJAK Ihsan Farhanuddin

SAJAK SAJAK Ihsan Farhanuddin e1750314623105

PERTEMUAN 3

Senja merata di langit pesisir selatan
Ronta ombak menuju kaki karang
Erat ibarat nasi ketan

Lewat angin yang mencumbu air,
Dua wajah karang saling bertatapan

Dengan seksama, nada-nada tercipta
Ia menyapa ; Jaga kami dari birahi manusia!
Pertemuan ini adalah perjalanan sunyi!

Pakem, Malang 2018-2025

PUISI Yusef Muldiyana
Baca Tulisan Lain

PUISI Yusef Muldiyana

MENJADI MANUSIA

Kuteguk kerinduan di atas sisa bara api
Kala keadaan manusia, saling berlomba
Dalam kehinaan.

Dipeleburan jasad yang samar
Cahaya kembali memancar

Tirakat di pelataran tanah
Yang diperebutkan tuan-tuan.

Menarik diri
Lembut jiwa kuat raga

270918

KALA MERANGKAI CINTA

1.//

Meski tak lincah
Bening pandangmu
Membuat ia cemburu

Ragam warna melebur dilingkaran keniscayaan
Berputar menggembalakan irama kegelapan
Menelanjangi putih keangkuhan

Titik kefanaan berjajar pada garis keabadian
Berhembus pelan penuh keseimbangan

2.//

Ia merangkai cinta
Kala semesta tak sedang bercanda

Menemani seorang hamba yang paling mulia
Seluruh makhluk cemburu,
Ketika sepasang tangan ambil air wudhu

Dibawah kehinaan
Teduh pandangnya bersujud
Pada Tuhan penuh rindu.

Gudang Pasantren, Juli 2018-Juni 2025

RASA MANUSIA

Ini bukan panggilan hati
Itu bukan jalan sunyi

Ini hanya paksaan birahi
Itu hanya momentum selfi

Berkaca-kaca rembesan tanah. Tumpah
Berlumuran darah leburan lumpur. Mendesah

Angin menjadikannya ia api, fitnah
Tanah menjadikannya ia air, serakah

Api menjadikannya ia tanah, lengah
Air menjadikannya ia angin, musnah

Kata-kata terdengar hampa
Bahasa sukma menjelma manusia rasa

Manusia rasa manusia
Menjadikan hidup penuh cinta

Manusia tidak merasa manusia
Menjadikan hidup penuh nestapa

Belajarlah kita menjadi manusia
Saling mengasihi antar sesama

Tuhan pun bahagia
Bercahayalah jiwa kita.

2018

SAJAK-SAJAK Pardesela
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Pardesela

RINDU SAUDARA

Sayup suara menggembalakan rasa
Di bentang rumintang lereng muria

Kami pernah bersua
Berkenalan jiwa
Menelusuri jejak-jejak purbakala

Ingatan selalu tersimpan
Dalam lubuk hati
Peristiwa masa lalu

Menelusuri jalan sunyi
Selalu ku sapa engkau

Lewat doa-doa cinta
Dari Kota Tasikmalaya
Aku merindukanmu

Tasik, Juli 2018-Juni 2025


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *