ISTRI PEMBAWA KEBERUNTUNGAN

psrempuan pembawa keberuntungan

Suatu hari, setelah bahan makanan di rumahnya habis, sepasang suami istri pergi ke pasar mengendarai satu-satunya motor jadul yang mereka miliki.

Setibanya di pasar, mereka laju mendatangi sebuah jongko yang sepi dari pembeli. Dipilihnya berbagai bahan makanan oleh mereka dengan cukup lama sambil bertanya-tanya perihal harga dan lainnya.

Menit demi menit berlalu, mereka berdua masih terus memilah dan memilih bahan makanan di jongko tersebut. Setelah cukup lama mereka mencari, jongko yang tadinya sepi tiba-tiba saja ramai pembeli; dan entah mengapa wajah sang istri jadi tampak sumringah menyaksikan hal tersebut.

Tak lama, keduanya pun kemudian menyodorkan bahan makanan yang telah mereka pilih kepada pemilik jongko dan kemudian membayarnya. Setelah usai, keduanya pun bergegas menuju tempat motor jadulnya diparkir untuk kemudian pulang.

Di tengah perjalanan, wajah sang istri tambah sumringah dan cerah saja, seakan ada yang ingin lekas ia sampaikan kepada suaminya. Dan tanpa menunggu persetujuan, sang istri kemudian mengungkapkan isi hatinya:

“Sepertinya, saya itu istri pembawa keberuntungan,” ungkapnya penuh percaya diri.
“Memangnya kenapa?” tanya suaminya datar.
“Soalnya, tadi, sebelum aku datang, jongko itu, kan sepi, tapi setelah aku datang, tiba-tiba saja langsung ramai,” jawab sang istri.

Mendengar jawaban tersebut sang suami kemudian tersenyum sedikit ketus.

“Kalau memang kamu istri pembawa keberuntungan, mana mungkin sampai sekarang kita masih miskin seperti ini,” ungkapnya.

Reflek sekaligus kesal, sang istri pun kemudian memukul punggung suaminya. Motor seketika oleng, hampir terserempet bus yang melaju kencang dari arah belakang.

“Masih untung selamat!”
“Sekarang baru percaya kan!” pungkas istrinya dengan debar jantung lebih kencang. []

BUKAN PEMILIK KATA
Baca Tulisan Lain

BUKAN PEMILIK KATA


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *