Haiku Buat Matsuo Basho
§ 20 Haiku karya Diro Aritonng ini dipetik dari “The Sound of Silence”
§ Matsuo Munefusa, dikenal dengan nama Matsuo Bashō (松尾芭) (1644 – 1694) adalah seorang penyair Jepang. Ia dikenal sebagai pencipta haiku terbesar, Ia juga merupakan salah satu penulis terbesar pada era Edo, dan ia mengangkat bentuk haiku ke tingkat tertinggi.
§ Iga yang kini bernama Tokyo, tempat kelahiran Matsuo Basho
§ Tiseu, mula-mula Basho menamakan dirinya
§ Fukagawa, di pinggiran kota Edo (sekarang bagian dari Tokyo).
§ Sosho adalah gelar master haiku
1
di Iga lahir
matahari temaram
samurai haiku
2
pir dalam biru
tiseu menatap Li Po
bulan di danau
3
sosho kembara
mentari Fakagawa
menanam pohon
4
tak ada salju
hanya panas dan hujan
langit kelabu
5
di rumah tua
awan menyekap bulan
suara angin
6
kilau mentari
samurai diselempang
satu tebasan
7
cecak berkata
jawab detak jam malam
angin membaca
8
hari bermusim
kemarau tak berhujan
di mana ladang
9
dinginnya angin
menggugurkan sakura
senyum semesta
10
mencumbu pagi
rambut terurai basah
guguran mawar
11
mawar berduri
kemarau tak berangin
tergores luka
12
hujan tak henti
jangkrik diam termangu
jam balik arah
13
jejak sembilu
ditelan matahari
mataku warna
14
langit memutih
camar melayang hati
tak ada angin
15
wajah kemarau
masih dicumbu hujan
hati melintang
16
mentari pingsan
dedaunan tertegun
hati nelangsa
17
gelisah senja
mendung tiada hujan
flamingo murung
18
jangan berbalik
tatap kemarau datang
di sini sunyi
19
surya melemah
pepohonan terdiam
keringat dingin
20
Di dingin salju
Basho pergi ke langit
Pohonan runduk
2014-2015









