PUISI Ayie S. Buckhary

mekanik

REKONSTRUKSI

Aku tidak butuh puisi
Karena aku bukan tipe orang romantis
Seperti seorang guru yang dibalik layar membebani aset bangsa dengan jargon tut wuri handayani
Tumbuh berkembang jadi menggurui
Aku pernah berdiri di depan kelas ketika teori didaktik diterapkan
Seperti mekanik tidak mengenal keberadaan ruh yang memenuhi ruang kosong
Menatap anak didik tidak seperti memelihara aset bangsa
Lentera itu telah padam dengan sendirinya
Seperti puisi di istana pasir luluh dihempas air pasang
Yang aku butuhkan sebuah jalan terobosan
Walau nyaris dicapai seperti menemukan wahana baru
Bermain riang gembira seperti anak kecil menemukan dunianya
Lepas tanpa batas menari bersama sepoi mengelus hingga tulang sumsum
Lepas dari pekerjaan rumah yang membebani ruang bermain
Yang banyak menyita waktu seharusnya untuk istirah
Mengembangkan hak paling dasar
Memburu dan menangkap dari jarak tangkap
Membiarkan jiwa alam terkembang menjadi guru
Aku tidak butuh puisi
Hanya keluh kesah dari menggurui
Lentera itu telah padam dengan sendirinya
Aku butuhkan nyala api untuk menelusuri ruang kosong dimana ruh berkedip dibalik keteraturan gelap pekat
Guruku nyala api bukan beban mekanik atau puisi

Bandung, 1982025
Ayie S Bukhary

PUISI Diro Aritonang
Baca Tulisan Lain

PUISI Diro Aritonang


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *