Kategori: Sastra
HAIKU Diro Aritonang
#3# Haiku Buat Sutardji Calzoum Bachri#3# Haiku Dedicated to Sutardji Calzoum Bachri 1 dilinggis katamadah mantra berarwahngalir gerimis *** dig…
PELAJARAN DARI PENGAKUAN
Malam terasa begitu panjang dan dingin. Deras hujan di bulan Agustus. Merah-Putih yang menggigil di jalan-jalan protokol. Aku yang tengah…
GUNTING PENYUNTING
Duduk di bantalan rel kereta api yang tercecer di tepian jalur lintasan. Ada kenangan yang mencuat ke permukaan, perihal sebuah…
PUISI Diro Aritonang
SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA– (anno 1945) sekali merdeka tetap merdekadari hulu hingga ke hilirdari gunung, lembah, sawah, hutan, sungai dan…
PUISI Rachman Sabur
INDONESIA CEMAS Delapan puluhtahun merdekabelajar merdekaberpura-pura merdekaberteriak-teriak lantangmerdeka! merdeka! merdeka!Apakah merdeka itu?Siapakah merdeka itu?Apakah itu mulutmulut rakyatternganga-ngangamenyaksikan pidatopidato omong-kosong!Kemerdekaan itudarah…
Mengisi Posisi Kosong
Hari ini tanggal 14 Agustus, hari kelahiran ibuku. Dalam pengambilan hari kelahiran yang pasti dari ibuku memang kurang otentik karena…
SAJAK-SAJAK Ayie S. Buchary
DUPA REKAYASA Sakralitas hambar hingga buram gambarRuang dada dan kepala hilang siarSujud syukur berhenti selancarSepanjang koridor terpindai akselerasi berkecepatan teknologi…
HAIKU Diro Aritonang
#5# Haiku Buat Confucius (Khong Hu Cu)#5# Haiku dedicated to Confucius (Khong Hu Cu) 1 merdu dawai qinmekarkan bunga hatisepanjang…
PUISI Yesmil Anwar
MENGHINDAR Aku lelah menghindarMenghindar dari orang yang mengenalkuMenghindar dari pertanyaan pertanyaanAku lelah menghindar dari cahaya matahariAku lelah menghindar dari udara…
DIALEKTIKA NEGERI PROSEDURAL
Siapa yang bisa memilih ingin dilahirkan di mana dengan orang tuanya siapa. Lain halnya kala berbicara tentang sistem: Siapa pun…
