CIKURUBUK |11|
Subuh di lereng Gunung Agung datang perlahan, seperti seseorang yang memilih berjalan tanpa suara. Kabut menggantung rendah, menyentuh pucuk sawi…
Subuh di lereng Gunung Agung datang perlahan, seperti seseorang yang memilih berjalan tanpa suara. Kabut menggantung rendah, menyentuh pucuk sawi…
Gunung Agung tidak pernah sibuk menjelaskan dirinya. Ia berdiri saja, diam, dan justru dari geming dirinya itulah banyak hal menjadi…
Gerimis tipis di pagi hari—di lereng Gunung Agung bukanlah gerimis biasa, melainkan sepasukan kabut yang mencair dari adanya sinar matahari…
Gerimis tipis di sore itu seperti dry ice smoke yang menyelimuti panggung pertunjukan teater. Likat aroma tanah gunung yang basah…
“Hai!”“Apa?”“Belum tidur?”“Jadwal tidur saya tak pernah berubah!”“Masih berdarah drakula dong!”“Maksud?”“Siang tidur. Malam kelayapan. Mending kalau kelelawar, hanya nyolong buah saja.…