RAHIM : Catatan Sutradara

rahim

“Bayangkan jika perempuan-perempuan mengembargo rahimnya untuk kelahiran generasi baru… Kehidupan ini sudah pasti berakhir sampai disini”

Spil Cerita

Cerpen ini mengisahkan tentang seorang wanita bernama Nagari berusia 30 tahun. Berlatar sebagai Jurnalis. Pikiran-pikiran dan kritiknya sangat tajam terhadap tindakan-tindakan yang sewenang-wenang dan tidak manusiawi. Nagari telah menjadi korban issue yang direkayasa untuk tujuan memblokade aksi gerakan anti kelahiran generasi baru. Kisah-kisah penculikan yang sering didengarnya dari cerita-cerita penghangat di sore hari kini menjadi kenyataan. Baginya, tidak ada sesuatu yang perlu dijelaskan lagi; meski perkiraannya mengenai apa sebab dia disekap dirumah tua itu sangat jauh diluar dugaan, Nagari paham, yang tengah terjadi terhadap dirinya adalah sesuatu yang telah direncanakan.

Tentang Cok Sawitri

Bagi saya Cok Sawitri yang akrab dipanggil dengan Mbocok adalah seorang penulis yang sangat cerdas. Dengan sastranya beliau mampu mempersembahkan kedalaman cerita, dan memberikan kebebasan interpretasi bagi pembacanya. Text-text dalam cerpen Rahim yang bernuansa puitik ini memberikan imajinasi yang sangat kuat dalam penggambaran emosi tokoh. Namun tetap tidak terasa asing karena pilihan-pilihan text nya yang sederhana.

Cerpen Rahim ini mengangkat tema tentang konflik psikologis Dengan pengakuan tegas sang penulis yang menyatakan “tidak akan ada perempuan yang dengan suka rela rahimnya diangkat hanya karena persoalan-persoalan politik sosial yang terkait didalamnya. Bahkan kalau mau jujur, perempuan tidak akan merasa gagah mengaku diri sebagai perempuan seutuhnya tanpa rahim dalam tubuhnya.

Diakhir tahun 2025 ini, Berangkat dari cerpen karya sastrawan Cok Sawitri, yang ditulis pada tahun 90-an, Skena Aktor berkolaborasi dengan seniman-seniman muda Bandung dan gedung Kesenian Rumentang Siang; mencoba menginterpretasikan cerpen Rahim menjadi sebuah drama panggung.

Spil Motif

Pertunjukan drama ini me-rekonstruksi text cerpen menjadi drama visual dengan gaya Realis
Imajinatif.

Pertunjukan ini berdurasi kisaran 40 menit. Berlangsung pada hari Kamis, 27 November 2025, Jam 13.00 & 16.00 WIB di Gd. Kesenian Rumentang Siang, Jl. Baranang Siang No. 01

Para pendukung

Aktor: Renny Handayani Safitri & Agus Injuk | Director Of Visual Art Isma Bim-Bim | DIrector Of Art Ade Syarifudin & Satjadipoera (Uwa Darto) | Lighting Designer Ali Nurdin | MUA Kori Yoseph Iskandar | Dokumentasi Yoni | Frontliner Yayas & Ica Denisa | MC Kori Yoseph Iskandar | Dramaturg Yusef Muldiyana | Pimpro Apip Catri


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *