Teater Bolon, salah satu kelompok teater legendaris di Kota Tasikmalaya, yang dibidani oleh Amang S. Hidayat, atau yang akrab disapa Amang Bolon ini merayakan ulang tahun ke-29 dengan penuh semangat dan keakraban. Perayaan ini dihadiri oleh ratusan pelaku seni dan warga, serta sejumlah komunitas seni lainnya.

Dalam perayaan ini, Teater Bolon juga mengadakan sesi diskusi yang membahas tentang filosofi ngarumat lengkah dan konsep kapitayan. Beberapa narasumber, seperti KH. Dr. Fauz Noor, Duddy RS, dan Ashmansyah Timutiah, berbagi pandangan tentang pentingnya kesenian sebagai ruang silaturahmi dan kontemplasi.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Habib Qosim Nurwahab, memberikan apresiasi atas kiprah Teater Bolon dalam menjaga ruh kesenian di tengah masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi dan dukungannya atas konsistensi Teater Bolon dalam membina generasi muda melalui seni.
Teater Bolon telah menjadi wadah pendidikan, kritik sosial, dan laboratorium kebudayaan selama hampir tiga dekade. Kelompok teater ini ingin menjadi lebih terbuka dan melibatkan generasi muda dan berbagai komunitas dalam kegiatan kesenian.
Kehadiran berbagai komunitas seni menandai bahwa Teater Bolon tetap relevan dan menjadi rumah bagi pelaku seni di Tasikmalaya. Perayaan ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Teater Bolon terus eksis menjadi benteng kebudayaan di tengah derasnya arus modernisasi. []









