Bantarsari || Rabu, 10 September 2025, di Kp. Lengo, Bantarsari, kec Bungursari Kota Tasikmalaya, penyuluh agama Islam KUA kec Bungursari, Ihsan Farhanuddin, S. Ud, melaksanakan penguatan sinergitas bersama tokoh agama dalam menjaga kerukunan umat di momentum peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tokoh agama yang ikut hadir diantaranya, Kiai Yandi Badruzaman, pimpinan pondok pesantren Bustanul Wildan, Kiai Deden Ketua DKM Bani Musytari dan Abdul Gani, Ketua RW 10 kp lengo Bantarsari.
Topik yang dibahas adalah bagaimana tokoh agama bisa konsisten menampilkan akhlak Islam yang Rahmatan Lil Alamiin dan menjadi garda terdepan dalam menangkal berita hoaks di masyarakat.
Ihsan Farhanuddin menekankan pentingnya akhlak mulia dalam menjaga kerukunan umat, sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman, “Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam” (QS. Al-Anbiya: 107). Imbuh Ihsan.
“Kita selaku pengabdi yang hakikatnya sedang mengabdikan diri kepada Allah melalui peran kita di masyarakat ini, wajib menjadi contoh yang baik bagi masyarakat yang penerapan mendasarnya kita bangun di dalam keluarga kita terlebih dahulu, karena kadangkala banyak tokoh agama atau masyarakat yang tidak memperhatikan secara serius di rumahnya sedangkan di masyarakat senantiasa menyampaikan nilai nilai kebaikan, sehingga nilai kepercayaan masyarakat lambat laun juga akan memudar”. Tutur Kiai Yandi.
“Pentingnya kita senantiasa menjaga komunikasi untuk saling menasehati dalam kebaikan dengan cara yang baik, karena era zaman sekarang, hal demikian sudah banyak ditinggalkan, bahkan sampai ke desa desa”. Tutur ustadz Deden.
Dengan sinergitas ini, diharapkan tokoh agama dapat menjadi contoh dalam menyebarkan akhlak Islam yang rahmatan lil alamin dan menangkal berita hoaks ditengah masyarakat yang kian hari informasi hoaks itu seperti hujan deras yang masuk di gadget gadget masyarakat. Gani selaku ketua RW menambahkan.









