Cibunigeulis, Jumat, 15 Agustus 2025, bertempat di kediaman Ustadz Syukron Munjazi, diadakan kegiatan koordinasi bersama tokoh masyarakat dengan tema “Melayani Masyarakat Sepenuh Hati, Menemani Ummat Berdaulat Pangan dan Pencegahan Stunting”. Kegiatan ini dihadiri oleh Ihsan Farhanuddin dan Aceng Kosim, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari, Ustadz Syukron Munjazi selaku tuan rumah serta Bapak Yodi sebagai Tokoh Masyarakat.
Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk menguatkan jalinan kolaborasi bersama tokoh serta masyarakat dalam pencegahan stunting dan mewujudkan kedaulatan pangan sebagai bentuk nilai nasionalisme kita.
Dalam kegiatan ini, dibahas beberapa materi penting terkait pelayanan masyarakat, kedaulatan pangan, dan pencegahan stunting. Beberapa topik yang dibahas antara lain :
Pencegahan Stunting : Upaya preventif dan promotif untuk mengurangi angka stunting pada anak-anak, seperti pemenuhan gizi seimbang dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan sanitasi lingkungan. Islam telah memberikan konsep nilai yang lengkap khususnya kaitan dengan kesehatan pada diri manusia, yakni “Halalan Thoyiban”. Makanan yang tidak hanya halal tetapi harus menyehatkan ( Thoyib).
Nilai itu memberikan pemahaman bahwa kita selaku manusia harus bisa memilah dan memilih makanan dan minuman yang akan kita konsumsi, hebatnya lagi bukan soal makanan minuman untuk dikonsumsi oleh tubuh saja, melainkan konsumsi untuk pikiran dan pergaulan juga menjadi bagian penting untuk kita perhatikan nilai halalan thoyyibannya,
Jangan sampai kita mengkonsumsi informasi yang diragukan kehalalan dan kethoyyiban nya, seperti informasi hoaks serta kita harus bisa menempatkan diri dalam bergaul dengan lingkungan yang bisa saling menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan bukan sebaliknya, Imbuh Ihsan.
Kedaulatan Pangan : Strategi dan program untuk meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas pangan yang bergizi dan seimbang bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat hidup sehat dan produktif. Kita sebagai hambaNya, dituntut konsisten menyampaikan hal hal baik dengan sukarela kepada masyarakat, khususnya keluarga dan sekitar kita, tutur Yodi.
Etos kerja optimal melayani Masyarakat : Pentingnya memberikan pelayanan yang prima dan berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik dan mendapatkan manfaat yang maksimal. Kaitan dengan pelayanan optimal, dalam Islam dikenalkan dengan konsep “ikhlas beramal”, inilah modal dasar kita sebagai wujud pengabdian kepada Allah lewat ibadah muamalah atau sosial, tutur Aceng.
Melalui kegiatan koordinasi ini, kita dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pencegahan stunting dan kedaulatan pangan. Dengan hal ini, peran pengabdian kita dalam mengimplementasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, insyaallah akan senantiasa dimudahkan Allah SWT, imbuh Ust. Syukron.
Kegiatan koordinasi bersama tokoh masyarakat ini sebagai tindak lanjut langkah positif dalam meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam upaya menyampaikan hal hal penting perihal pencegahan stunting dan kedaulatan pangan. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita semua senantiasa berupaya menyelenggarakan kehidupan yang lebih berkualitas lahir bathin. Tutup Ustadz Syukron









