Penyuluh Agama KUA Bungursari Perkuat Pemahaman Akidah dan Evaluasi Program di Pembinaan Rutin Reboan

akidah

Tasikmalaya — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari kembali melaksanakan pembinaan rutin hari Rabu sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan evaluasi kinerja, (Rabu, 3/12/2025). Pada pertemuan kali ini, H. Agus Al Amin menyampaikan materi tentang Aqidah Ahlussunah Wal Jama’ah serta karakteristik orang-orang zuhud sebagaimana dijelaskan dalam kitab *Risalatul Mu‘awanah*. Ia menegaskan bahwa para ahli zuhud adalah hamba-hamba yang menjaga hatinya dari ketergantungan pada dunia, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam *Risalatul Mu‘awanah* bahwa *“zuhud bukan berarti meninggalkan dunia seluruhnya, tetapi tidak menjadikan dunia sebagai tujuan dan tempat bergantung hati.”* Materi tersebut dipahami sebagai fondasi penting dalam membentuk pribadi penyuluh yang matang secara spiritual dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat binaan.

Setelah kajian kitab, kegiatan dilanjutkan dengan pemetaan program penyuluhan menuju penutupan buku akhir tahun serta penyusunan desain program satu tahun ke depan yang dipaparkan oleh Ihsan Farhanuddin dan Aceng Kosim. Agenda ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas layanan pembinaan keagamaan KUA Bungursari sehingga penyuluh dapat menyusun strategi dakwah yang lebih terarah dan berkelanjutan. Ihsan menekankan bahwa pembinaan rutin ini merupakan kebutuhan inti para penyuluh untuk melakukan evaluasi diri serta meningkatkan profesionalisme. Sebagaimana pesan ulama besar dalam *Risalatul Mu‘awanah*, *“Barang siapa memperbaiki batinnya, niscaya Allah akan memperbaiki lahirnya,”* pembinaan ini diharapkan mampu terus memperkuat integritas dan dedikasi para penyuluh dalam menjalankan tugas keumatan sepanjang tahun.


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *