Bungursari || Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungursari kembali menerima penyerahan dua bibit pohon yang akan ditanam di halaman KUA dari sepasangan calon pengantin sebagai implementasi dari program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia yakni Ekoteologi dan program Gubernur Jawa Barat, Leuweung Hejo. Kegiatan ini dihadiri oleh sepasang calon pengantin yang secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada KUA Kecamatan Bungursari.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kepedulian bersama akan pentingnya menjaga keseimbangan alam lewat penanaman pohon. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam. “Sebagaimana kita sudah mengetahui bahwa Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi, sebaliknya Allah sangat mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan,” ujar H. Hendra, S. Ag selaku kepala KUA Kecamatan Bungursari.
Program Ekoteologi dan Leuweung Hejo ini merupakan upaya konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Dengan penanaman pohon, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. “Semoga dengan menjaga konsistensi dalam merealisasikan program ini, menjadi jariyah amal ibadah kita semua yang terus mengalir menjadi keteladanan anak cucu kita nanti,” tambah Hendra.
KUA Kecamatan Bungursari berkomitmen untuk terus mengimplementasikan program Ekoteologi dan Leuweung Hejo dalam kegiatan layanan bimbingan perkawinan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih seimbang dan lestari.
Kegiatan penyerahan bibit pohon ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam. Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih seimbang. []









