Penyuluh Agama KUA Bungursari dan Cipedes Perkuat Sinergi dengan Pesantren Miftahul Ulum Gandok
Tasikmalaya – Kamis, 23 Oktober 2025. Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari yang pada kali ini di wakili oleh Ihsan Farhanuddin dan Aak Joni Andi serta Agus Setiana dari Cipedes menggelar kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Hari Santri” di Pesantren Miftahul Ulum Gandok, Bungursari. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Program Berbagi Kebahagiaan Sedekah Beras yang digagas oleh Komunitas Peduli Ketahanan Pangan Masyarakat sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi antara penyuluh agama dengan lembaga pesantren. Dua karung beras disalurkan untuk para santri sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar dan kesejahteraan mereka.
Dalam sambutannya, Ustadz Thoriq, selaku Dewan Pimpinan Pengurus Pesantren Miftahul Ulum, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penyuluh agama atas inisiatif program yang penuh makna tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian para penyuluh agama. Program ini bukan hanya membantu para santri, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa dakwah bisa diwujudkan melalui aksi sosial. Semoga tiap butir beras yang dimakan oleh santri kami menjadi butiran amal jariyah dunia akhirat,” ujarnya dengan penuh haru.
Nilai berbagi yang diusung dalam kegiatan ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah [2]: 267, “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik…” serta sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” (HR. Ahmad).
Ulama besar Imam Al-Ghazali juga menegaskan bahwa sedekah adalah cerminan keimanan dan kasih sayang sosial yang menumbuhkan ukhuwah Islamiyah di tengah umat. Melalui kegiatan berbagi kebahagiaan ini, penyuluh agama berharap semangat kolaborasi antara KUA dan pesantren terus terjalin, menebarkan keberkahan dan memperkuat ketahanan spiritual serta sosial masyarakat.









