LEMAH TAK KUAT
Cermin dunia lemah batu nisan tidak bertulis hayat
Tidak memiliki suara maka tidak ada yang bisa membaca
Satu satunya yang benar benar memahami hanya mereka yang sama hilang suara
Dunia tempatnya suara sura lemah menghilang
Yang lantang terdengar sampai tempat duduk belakang
Berbisik saja ada pendengar
Gumaman bunga tidur resonan kabur
Doa harapan di gema tutup sudah catur
Lemah suara suluh terbujur
Bandung, 26122025

PUISI Ihya M Kulon
PELEBARAN KUBURAN
Di altar istana kemewahan diselenggarakan
Baju kebesaran rapi dikenakan
Seremonial penandatanganan akan dibubuhkan
Sesudah sumpah jabatan diatas kitab suci dibacakan
Batu nisan perlahan akan dimulai dipahat ukiran
Manipulatif mulai mengintip sasaran
Untuk pengembalian biaya pengeluaran
Kekuasaan dimainkan
Hutan rimba jadi pampasan perang
Alat berat penggilas garang
Hasil dibawa jauh terbang
Meninggalkan tanah lapang
Lautan pulau dilelang
Gunung berlubang lubang tambang
Menambah kerusakan bukan kepalang
Pesta pora bergoyang merangsang
Genosida karpet merah siap bersikap
Memberi lancar jalan berderap
Harta nyawa jiwa dilalap
Tidak ada sempat barang sesiap
Tumbal sempurna mati tiarap
Jerit tangis dijadikan pelengkap
Janji jabatan tarian barbar menebas
Lantunan syahwat dengus mulut culas
Semua dikuras sampai puncak kandas
Jauh kedepan modal penerus ludas
Sumpah suci monumen beringas
Lengkap mampus sudah lepas
Tinggalah ampas
Bandung, 26122025

SAJAK-SAJAK Ayie S Bukhary
ENGKAU TAK BERSAYAP
Engkau melayang tidak terbang
Mengejar bayang hilang
Dalam diam rasa mengembang
Usah gelisah terpaku susah
Putar kemudi balik arah
Baca navigator bermasalah
Temukan titik lemah penyimpangan
Urut salah dengan ketenangan
Mulai kembali menyusun timbangan
Masih ada sempat sebelum semua tamat
Lupakan segala serapah kumat
Temukan segala cercah dan jadikan jimat
Sisa sedikit jadikan arti
Engkau sudah mentransformasi dengan mengerti
Maka mutiara di lumpur itu diri sejati
Usah terbang melayang
Sayap itu angan dibayang
Jauh arti jangan terbuang
Bandung, 25122025

PUISI Tatang R. Macan
KEMAMPUAN
Persembunyian yang rapi bawaan purbawi
Lambat berkembang menyadari inti manusiawi
Terjebak menahun di gua primitif melekat
Gelap kemampuan membaca perangkat
Lalu seperti buih hilang di terjang ke batu karang
Lautan lepas jauh terbayang
Seolah hidup samudra susah
Kesalahan di tingkat parah
Seharusnya selaras dengan alam
Malah menyimpang jauh ke curam
Akibat ingin merengkuh seluruh
Tak jadi barang utuh
Batas kemampuan cukup yang dipahami
Satu saja benar diselami
Cukup sudah barang jadi
Tangan sendiri buah mengabdi
Bandung, 25122025









