PUISI Denny Cholid Rachmat Awan

DCHRA

CINTA NEGERIKU

Jangan kau rampok
harta negeri kita
jadi sengsara

mengadu rakyat
perbuatan yang nista
malapetaka

tebas penjajah
busungkan dada kita
untuk negara

beda bahasa
berbeda suku bangsa
Indonesia

khatulistiwa
garis negeri kita
yang kaya raya

bersatu kita
bariskan barikade
untuk merdeka

(Denny Cholid Rachmat Awan@Jak/27/Nov/14)

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Rachman Sabur

LUKISAN TAK BERBINGKAI

Asap rokok merubah penglihatanku menjadi samar.
Duduk di kursi sofa memandang lukisan dunia tak berbingkai.
Tak terasa mata terpejam hingga tak sadar.
Habiskan tidur tenggelam lelap.
Lima menit, lima menit saja.
Jika terbangun panjang sekali ceritanya.
Tak seimbang dalam waktu yang nyata.
Tak cukup waktu paparkan kisah.
Sangat berbeda putaran waktu antara mimpi dan kenyataan.
Jam dinding yang berdetak.
Begitu singkat jarum jam berputar.
Datanglah kantuk tak terkira tiba-tiba.
Sulit kutulis dongeng di dalam mimpi hanya tersirat.
Tangan bergetar, tubuh berkeringat, bangun pun tak kuasa.
Luar biasa, sangat luar biasa.

Ya Tuhanku, Engkau yang sangat hebat.
Bisa jadi, kisah ini takkan menarik dari mimpi yang kuterima untuk berita.
Mungkin juga menjadi kontraversial jika kubuka.
Cerita mimpi menjadi panjang digabung kisah nyata.
Pengurangan alur cerita menjadi singkat jika disederhanakan.
Atau bisa saja diperpanjang cerita gincu yang berbusa.
Hingga berakhir menjadi semu antara mimpi dan kenyataan.
Kini aku sadar lukisan terbingkai oleh kelopak mata.
Pejamkan mata, lukisan dunia sangat luas tanpa batas.
Membuka kelopak mata, lukisan dunia sangat sempit dan banyak sampah.
Satu gelas kopi dan rokok menutup waktu sisakan dedak dan abu.

(Denny Cholid Rachmat Awan)

SAJAK-SAJAK Arif Fathur
Baca Tulisan Lain

SAJAK-SAJAK Arif Fathur


Apakah artikel ini membantu?

Tulisan Lain dari Penulis :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *