KATA SAHIBUL HIKAYAT
Kata Sahibul Hikayat
Dahulu di suatu perkampungan yang permai
Ada yang namanya Hutan Rawa Gambut Tripa
Letaknya di Nagan Raya, Aceh
Konon keanekaragaman hayatinya
Terkaya di SumateraDan hutan gambutnya
Menjadi benteng kala tsunami 2004
Lahannya subur bagi pertanian
Ikan melimpah ruah di rawa-rawa
Pun air bersih.
Lebah bersarang di rerimbun pohon
Hutan yang lebat
Menghalau cuaca pantai yang panas
Tempat bersarangBurung-burung rawa;
Camar
Rangkok
Jalak
Dengan warna-warna yang indah
Yang terbang rendah dan istirah di atap-atap rumah
Juga orangutan dan harimau
Kemudian;
Perusahaan raksasa datang
Untuk menghancurkan
Untuk membunuh semua harapan
Kata Sahibul Hikayat
Hutan Rawa Gambut Tripa yang indah
Ternyata tidak hanya dibabat
Tapi juga dibakar
Kanal-kanal dibuka
Untuk mengeringkan rawa-rawa
Agar Sawit bisa ditanam
Dan keserakahan bisa bertahta
Sejauh mata memandangMenghampar padang gersang
Karena hutan habis dibakar
Dan kayu-kayu yang hangus
Tumbang membelintang
Kata Sahibul Hikayat
Hutan Rawa Gambut Tripa yang maruah
Telah tenggelam dalam sejarah
Jejaknya terkubur oleh perangai kufur
Tak tersisa hikmah
Di jiwa yang serakah
Panas mendera di musim kemarau
Banjir melanda di musim hujan
Dan anak cucuTak mungkin tahu
Bahwa dahulu
Pernah ada Hutan Rawa Gambut Tripa
Yang indah dan maruah
Di belahan Barat Indonesia





