SAJAK Hasbi Afifi

has

Mimpi Menepi

Sekuat apa aku meronta
Semakin erat pulalah
Sejauh apa aku menghindari
Semakin dekat pulalah
Sesunyi apa aku bersembunyi
Semakin terlihat pulalah
Sebesar apa aku meniadakan
Semakin nyata pulalah

Kebodohan ini menjajah segala
Tidak hanya otakku saja
Tanganku, kakiku, mataku,
telingaku semua muanya
Permintaan bodoh yang kusebut do’a
Tak pantas atas berjuta hilap
sudah tak mampu aku ucap
Sampai ku menguap

Dan mulailah aku terlelap
Di elus-elus mimpi samar menggelap
Pengap
Terjaga dan ku teriakan
Kucari kau mimpi !
Akanku caci !
Ku maki-maki sepuas hati !

Hingga ku sadar ternyata ini sudah pagi
Takkan kujumpai lagi kau mimpi
Karena aku ada nyata di sini
Di sini aku menyepi dan menepi

Soemedang 112025

Lirih Merintih

Adakala rasa tak ada karsa
Seperti cahaya temaram
Rindu nestapa alirkan bahagia
Kelam tak berarti suram

Keterpaduan antara mau dan malu
Mestinya tak terhalangi egosentris
Tak berbanding lurus simetris
Kau dan aku bukan najis
Tak seperti senyuman manis berhati bengis

Lelah samar melandai
Menjadikan hambarnya harapan
Aku tertatih
Namun ku tak akan meletih

Meski lirih
Aku merintih

Soemedang 112025


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *