Dalam Dimensi Ruang dan Waktu perjalanan untuk menyelaraskan kehidupan di Tanah Air Tercinta ini. Terasa dalam Gerak, Rupa, Musik dan lirik di era globalisasi memiliki dampak pertukaran budaya dan penyebaran musik secara global, namun juga terasa banyak menimbulkan risiko tergerusnya budaya lokal.
Musik populer berfungsi sebagai alat komunikasi antarbangsa, dengan teknologi digital mempermudah penyebaran musik secara global, yang dapat memperkaya budaya lokal sekaligus mengancam keberadaan musik atau seni bunyi dan lirik tradisional yang berpotensi tersisih oleh budaya asing yang dianggap lebih modern dan praktis.
Dampak positif dari Pertukaran budaya
Dampak positif dari Pertukaran budaya, terasa Seni Musik menjadi sarana untuk pertukaran budaya dan komunikasi antarbangsa.
Penyebaran secara global, dalam Teknologi digital dan juga internet memungkinkan musik dengan mudah melampaui batas geografis dan menyebar ke seluruh
penjuru dunia.
Ruang Perkaya budaya lokal dalam masyarakat
menjadi lebih terbuka terhadap budaya lain, yang dapat memperkaya memperkuat budaya lokal itu sendiri.
Sudut dampak negatif tergerusnya budaya lokal jati diri bangsa
Hal yang pasti dampak negatif tergerusnya budaya lokal jati diri bangsa ini, Kebudayaan lokal berisiko tergerus dan hilang musnah akibat arus budaya asing yang terasa terus menerus mengalir deras.
Perubahan selera rasa karya seni tradisional, juga termasuk karya musik, bisa dan harus dibuat dengan menyesuaikan selera pasar global daripada nilai-nilai kearifan lokal aslinya.
Kehilangan identitas dari preferensi masyarakat cenderung beralih ke budaya baru yang dinilai dianggap lebih modern dan praktis, dan tak disadari hal ini mengabaikan adat istiadat budaya kearifan lokal yang dianggap lebih tradisional.
Pengaruh seni lirik dalam globalisasi
Pengaruh seni lirik dalam globalisasi, meliputi pemudahan akses dan penyebaran musik lintas budaya, mendorong inovasi dengan memadukan genre dan tradisi yang berbeda, serta menciptakan tren baru yang bersifat global.
Namun, globalisasi juga dapat memberikan dampak negatif, seperti marginalisasi seni tradisional dan mengikis budaya lokal akibat dominasi budaya populer global.
Dari dampak positif juga dalam akses penyebaran secara global di Internet dan media global membuat seni musik dari berbagai belahan dunia mudah diakses, sehingga mendorong keragaman genre dan gaya musik.
Proses inovasi dan hibridisasi dalam seni lirik dapat menciptakan bentuk-bentuk baru dengan memadukan unsur-unsur budaya yang berbeda, seperti menggabungkan alat musik tradisional dengan produksi musik modern.
Tema global dari Aksen Seni Lirik menjadi lebih luas cakupannya, mengangkat tema-tema global dan menjangkau audiens internasional.
Promosi perdamaian dan pemahaman dengan melalui ideom seni lirik, masyarakat dapat belajar dan menghargai budaya lain, yang dapat membantu mengurangi ketegangan antarbudaya.
Dampak secara negatif dominasi budaya populer
Dampak secara negatif dominasi budaya populer, yakni budaya populer global, termasuk juga seni musik, hal ini tentu dapat mendominasi dan menggantikan bentuk seni kearifan lokal.
Marginalisasi seni tradisional dan minat masyarakat terhadap kesenian tradisional dapat menurun, yang dampaknya berujung pada berkurangnya jumlah seniman tradisional.
Pengenceran budaya dalam Produksi massal dapat menyebabkan isi seni tradisional menjadi kurang otentik, etika, nilai-nilai estetikanya dan teknik menjadi berkurang.
Dampak Kesulitan ekonomi para Seniman tradisional memungkinkan akan menghadapi kesulitan finansial karena kalah bersaing dengan industri musik global yang lebih besar.
Pengaruh globalisasi terhadap seni musik di Indonesia
Pengaruh aspek globalisasi ini juga mendorong keragaman dalam bidang musik modern di Indonesia.
Para musisi di Indonesia dapat mencari referensi dengan mudah melalui internet, sehingga genre musik yang dimainkan menjadi lebih beragam.
Globalisasi memang telah memberikan dampak yang mendalam pada bentuk-bentuk seni seperti terlihat di Tradisi seni di India, baik dari segi manfaat dan maupun tantangan.
Meskipun memberikan pengakuan internasional dan peluang ekonomi bagi para seniman, globalisasi juga menyebabkan produksi massal, pengenceran budaya, dan dampaknya dalam kesulitan keuangan bagi banyak seniman tradisional.
Pengaruh globalisasi terhadap kesenian tradisional Indonesia
Pengaruh globalisasi terhadap kesenian tradisional di Indonesia, di era globalisasi membawa dampak positif dan juga dampak negatif bagi kebudayaan khususnya kesenian tradisional di Indonesia. Salah satu dampak negatif globalisasi adalah berkurangnya minat masyarakat bangsa Indonesia terhadap kesenian tradisional, karena hal ini mengakibatkan berkurangnya pula pada minat masyarakat untuk berprofesi menjadi seniman.
Musik dan Lirik memiliki dampak global, karena Gerak Rupa Musik atau Seni Bunyi dan Lirik (Musikalisasi Puisi) dalam dimensi ruang dan waktu mempengaruhi dan menyebar luas di penjuru dunia. Baik sebagai alat untuk menyatukan orang-orang lintas budaya maupun sebagai instrumen perubahan sosial, karena musik merupakan bagian dari eksistensi manusia. Entah yang berupa melodi sederhana yang kuat atau komposisi orkestra philharmony yang kompleks, karena seni musik mampu menyentuh lubuk hati nurani manusia.
Pengaruh seni musik bagi kehidupan kita
Musik secara hakiki dapat memengaruhi suasana hati atau mood sehingga kerapkali digunakan sebagai salah satu terapi relaksasi untuk mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan emosional.
Telah ada berbagai penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik dengan nada yang ceria dapat meningkatkan suasana hati, menurunkan stress dan juga tingkat kecemasan.
Musik adalah bahasa universal, mampu melampaui batas, dan dapat menghubungkan orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang. Saat Anda menjelajahi dunia, maka Anda akan menemukan beragam tradisi seni bunyi atau musik yang kaya, masing-masing dengan suara, interval modal sistem sampai Mikrotonal, sistem Organologi pembaharuan akustik instrumen, dan juga metrik spektrum ritmenya yang unik.
Pelestarian alat musik tradisional
Pelestarian alat musik tradisional itu sangat utama dan penting untuk dilakukan di era globalisasi ini.
Menjaga Identitas Bangsa di tengah derasnya arus budaya asing, melestarikan musik tradisional sangat penting untuk melestarikan keunikan dengan ciri cara kekhasannya dan menjaga kuat Kekayaan Budaya Kearifan Lokal Sunda Nusantara Indonesia.
Dengan mengajarkan musik tradisional kepada anak-anak, kita memastikan bahwa budaya kita akan tetap hidup dan berkembang bergerak terus sampai di masa yang akan datang.
Globalisasi membawa budaya barat ke Indonesia
Hal ini dapat memberikan dampak positif dan negatif terhadap budaya lokal.
Dampak positifnya adalah masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap budaya lain dan dapat memperkaya budaya lokal, sedangkan dampak negatifnya adalah marginalisasi dan punahnya budaya lokal.
Pengaruh globalisasi telah membentuk seni kontemporer secara mendalam, memadukan budaya dan gagasan lintas batas. Para Seniman dan Penulis kini berupaya menciptakan karya yang mencerminkan dunia yang lebih terhubung, mengangkat tema global, dan mampu menjangkau khalayak internasional.
Musik global, secara umum, musik dari berbagai budaya dunia. Istilah musik global menggantikan musik dunia, yang diadopsi pada tahun 1980-an untuk menggambarkan rekaman non-Inggris yang dirilis di Britania Raya dan Amerika Serikat.
Pengaruh globalisasi sangat luas dan meliputi dampak positif seperti kemajuan teknologi dan ekonomi, serta dampak negatif seperti perubahan nilai sosial dan gaya hidup yang cenderung konsumtif. Secara ringkas, pengaruhnya mencakup bidang ekonomi (pasar lebih luas, investasi), sosial budaya (pertukaran budaya, perubahan nilai), dan teknologi (penyebaran IPTEK, komunikasi cepat).
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, memudahkan akses terhadap informasi dan inovasi, serta perkembangan teknologi canggih yang meningkatkan efisiensi.
Peningkatan taraf hidup dalam Industri berkembang, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan mempermudah akses produk-produk kebutuhan sehari-hari.
Perluasan pasar produk dalam negeri bisa diekspor ke pasar internasional, dan bisa terlihat secara realita banyak perusahaan asing membuka cabang di Indonesia.
Terbukanya ruang sosial membuka kemudahan komunikasi memungkinkan seseorang terhubung dengan orang lain di seluruh penjuru dunia dengan cepat.
Perubahan tata nilai dan sikap, munculnya sikap yang lebih rasional, kemandirian, dan etos kerja yang tinggi.
Tapi harus disadari juga dampak negatifnya, secara inherent dalam gaya hidup konsumtif dan individualistik, Masyarakat cenderung lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi dan materialistis, serta kurangnya gotong royong karena kemudahan komunikasi virtual.
Perubahan budaya dan hilangnya kearifan lokal, pengaruh masuknya budaya asing, seperti gaya hidup dan tren Barat, dapat menggeser nilai-nilai budaya tradisional.
Kesenjangan sosial juga terasa dari sudut perbedaan kemampuan untuk mengikuti perkembangan global dapat menciptakan kesenjangan antara kelompok yang mampu dan yang tidak.
Bisa terbukti Kerusakan lingkungan, Peningkatan industri besar-besaran dapat memperparah polusi dan merusak lingkungan alam.
Ancaman pada pekerjaan tradisional, terbukti Budaya Agraris Maritim di Indonesia dirubah menjadi tradisi industri pabrik, seperti Tenaga kerja manusia dapat tergeser oleh mesin-mesin canggih, mengancam menghilangkan keberlangsungan home ekonomi para pengrajin tradisional.
Kesimpulan dari Globalisasi
Kesimpulannya Globalisasi adalah telah membantu negara-negara mengintegrasikan ekonomi mereka dengan negara-negara lain di dunia, dan telah mengurangi hambatan perdagangan serta meningkatkan aktivitas ekonomi secara berlipat ganda.
Sekian dahulu Terima Kasih, Salam Sehat Bahagia senang Gembira Sugih Mukti Kertaraharja Sejahtera Indonesia…
Bandung, 21.November.2025
Dody Satya Ekagustdiman, di Prodi Musik Angklung dan Bambu, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI BANDUNG…









