Gelar Palsu

ser

Maraknya program sertifikasi, memicu anomali: dimana deretan inisial gelar misterius seperti CSP, CRMP, CSPRO, diselipkan di belakang gelar akademik, dan mengikis makna ilmu.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Seolah setara dengan gelar pendidikan formal S1 atau S3. yang lahir dari proses perjuangan panjang. Ini bukan soal reputasi sertifikasi kompetensi, karena memang diperlukan.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Tetapi kekhawatiran soal dalil penyamaran atau snapshot kemampuan teknis, dimana dalam tiga sampai lima hari, sebuah reputasi dipaksa berdiri sejajar dengan gelar yang ditempuh bertahun-tahun.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Aristoteles pernah mengingatkan bahwa ilmu (episteme) bukan sekadar “techne” keterampilan yang bisa diuji dalam sekejap, melainkan sebuah “phronesis”, kebijaksanaan praktis yang lahir dari kontemplasi panjang.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Socratic bilang; “I know that I know nothing”. Ketika sertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi ditempatkan di belakang nama sebagai “gelar”, terjadi reduksi tragis, mengganti kontrak intelektual dengan kekosongan substansi.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Regulasi sudah tegas: UU Pendidikan Tinggi dan aturan ASN melarang penggunaan gelar di luar yang dikeluarkan perguruan tinggi. Para penggunanya bisa diduga telah melakukan pelanggaran pidana.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Namun negara ambivalen, membiarkan celah pelanggaran, sehingga praktik ini terus hidup karena nafas pasar, dan hasrat akan simbol status yang murah dan mudah.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Yang hilang adalah kesadaran bahwa martabat manusia terletak pada otonomi akal budi, bukan pada akumulasi simbol(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Pada akhirnya, mencantumkan CSPRO di belakang nama bukan sekadar pelanggaran administratif tapi juga pengkhianatan filosofis terhadap pendidikan.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Ilmu menuntut perjuangan tanpa akhir dan keberanian mengakui batas. Sertifikasi, sekredibel apapun, hanya menawarkan “kompetensi dalam durasi pendek”.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Maka mari berhenti berpura-pura. Kembalikan sertifikasi ke tempatnya, dan biarkan gelar akademik tetap menjadi saksi perjuangan panjang sebuah capaian.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)

Karena negeri ini lebih butuh orang yang jujur terhadap ketidaktahuan daripada kolektor gelar yang sibuk menutupi kehampaan.(Source: kosapoin.com/gelar-palsu)


Apakah artikel ini membantu?
IP: 216.73.216.204
Negara: United States (Ohio)
Device: Desktop
OS: Unknown, Browser: Unknown

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *