TEKS DRAMATIK Yoyo C. Durachman

sumbu waktu 1

Sumbu Waktu

Aku berdiri
di sebuah padang yang tak diberi nama
Tanahnya retak
udara menggigil
langitnya sepi

Di sini
akar-akar tua menggurat huruf di tanah
Kitab batu membuka mulutnya
dan angin membawa mantra
yang pernah dibisikkan leluhur ke daun telinga bumi

Ada cahaya di sana
Cahaya yang tidak silau
Cahaya yang tahu bagaimana mencium malam

Tapi di sisi lain
tiang-tiang besi berdengung
Layar-layar pecah memanggilku
dengan kedipan-kedipan gila
yang menyamar sebagai terang

“Datanglah,” katanya
“Berlarilah cepat!”
“Buang beban sejarah
tinggalkan akar yang memperlambat langkahmu!”

Tapi bila tak kupijak tanah tempat rohku tumbuh
bagaimana aku tahu caranya berjalan?
Bila kulupakan suara gending dan bait tua
apa yang tinggal dariku
selain daging
yang lupa bagaimana menjadi manusia.

Aku ini hanya tubuh
hanya bayangan
yang diberi pilihan:
melangkah ke nyala yang dingin
atau kembali menyalakan bara yang nyaris padam
Satu kaki di musim lampau
satu kaki di musim kacau
Dan aku berdiri
di sumbu waktu

1/1/25


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *