MUSIBAH DAN SEDEKAH
Musibah dan sedekah berlomba memperlihatkan dirinya
Sedekah dilandasi iman dan takwa
dapat membatalkan musibah
Musibah memberi kita waktu untuk merenung
Musibah memberi jeda
Terpana atas surat cinta dari Yang Maha
Betapa hidup ini fana…
Dalam deret ukur peristiwa
Layak kiranya kita meneropong dengan jujur
Apakah azab, ujian atau peringatan dalam belanga perbuatan yang fardhu Ain dan kifayah.
Allah Maha pemberi solusi dari deret tambah yang tidak terbatas adanya di piring emas sedekah
Sedekah tangan kanan
Sedekah sepanjang jalan
Sedekah bagai pohon trembesi
Gugurkan daunnya tertiup angin
Melayang tersebar
Kilau sedekah milikmu
Tak perlu ada yang tahu
Sepanjang hidup sedekah dan musibah memberi nilai tersendiri tentang laku lampah kita sehari-hari
Betapa nikmatnya
2026

PUISI Rachman Sabur
MlHRAB KEHIDUPAN
Merawat mihrab dalam lautan kehidupan_melintasi lalulalang jiwa yang lengang
Kiranya bukan jalan yang mengantar tujuan pada mihrab tempat kita bersunyi diri
Adakah kau dengar detik.dalam detak ketika sujudmu di sudut temaram mihrab berurai air mata…
Lalu kita menahan kecewa setelah sadar bahwa tak semuanya pinta harus di raih…
Mihrabmu bagai tujuan pulang yang tak mengurai sesat_ meski pun tak kau dengar lagi suara kemerincing harta dunia
Aku bersujud merintih pada-Mu
Menggelimangi doa dengan pelbagai tetekbengeng hasrat yang fana_ ya, betapa malunya
Kita mulai mengeja kembali makna mihrab yang bagai purnama penuh, di jutaan pengharapan yang tak sampai jua
Biarlah Allah mendengar suara kita yang paling dalam di atas sajadah usang di sudut kamar dalam pelukan mihrab cinta pemilik alam raya itu…
Mihrab kehidupan adalah keikhlasan tanpa syarat menuiai panen segala musim dalam ridho-Nya
2025









