PUISI Yesmil Anwar

pd 1

BANJIR BANDANG

Sujudku tahajud riuh dalam hening
Sepi yang menggemuruh mengikuti jalan air yang menyapu isi alam
Bumi terbongkar rumah-rumah bersujud mengubur bayi yang tak sempat menangis…
Tahajudku riap dengan linangan air mata_ mengantar hati seorang bapak yang meraung mencari anak istrinya_raib seketika

Tahajudku merintih bersama batang kayu yang digilas air mata perempuan tua yang meluncur dari hulu banjir bandang memporak porandakan pemukimam…
Sudahkan kita bertanya tentang makna ujian, musibah atau azab yang diturunkan Tuhan pada prilaku jumawa manusia menghacurkan isi hutan dalam kerakusan buta yang lapar harta, merampok alam raya
Betapa luluh-lantak centang perenang pulau Swarna-dwipa adalah zikir alam yang memanggil nama-Nya ketika disiksa makhkuk yang bernama manusia_ larut mohon ampunan tobat nasuha mengangkat kedua tangan tanpa syarat
Tahajudku menderas bersama mereka yang jadi korban tanpa dosa, ya, Allah ampunilah kesalahan hamba-Mu

2025

PEMBENCI KECOA

kita merasa sudah berhasil melampiaskan kebencian pada seekor kecoa yang kita bunuh dengan sapu lidi atau dengan alas kaki
kita bunuh kecoa dengan sekuat tenaga, seolah mewakili terbunuhnya miliaran kecoa di atas dunia.
kita mengatakan tidak takut pada kecoa, tapi menjijikan..
Begitulah adanya seekor kecoa menghantui keseharian
Haruskan
kita menggunjingkan kecoa dalam keluarga dan para tetangga, arisan dan seminar internasional tentang keberadaan kecoa dalam kehidupan kita..

Siapakah sebenarnya_ kecoa itu?

2025

PUISI Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

PUISI Rachman Sabur

PETARUNG

Masalah para petarung adalah
membedakan hayalan dengan kenyataan…
Tepuk tangan gempita dan elu-elu bagai obat bius_ pengantar antara menang kalah
Tuhan ada dimana_ di antara kegelisahan penonton
Juru ramal mencari garis tangan-tangan kosong_penenun pengharapan..
Alangkah degil nurani dipoles mentega sebelum dibakar…
Para petarung melumuri tubuhnya dengan air liur sendiri, mencari mana lawan tarung Primus Interpares yang akan ditumbangkan…
Kilat menyambar puncak gedung
tertinggi, runtuh berkeping-keping meluncur, jatuh, besinya menancap tepat di hati petarung
Mana lawan tarung yang disiap ?
Dia bertanya dalam sekarat
Ya, masih dibutuhkan lot undian_ pertarungan bukan arisan, teriak seseorang dari kegelapan…

2025


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *