DOA
sebaris doaku terbang
Menangis di pojok malam, kelelahan
berdesakan bersama beribu doa
Yang di lontarkan bermilyard bibir
orang soleh menuju ArsyNya.
Aku kembali berdoa untuk doaku
supaya sabar. Dan aku yakin kau akan
Sampai duluan sebelum doa akhir sampai.
Bandung. 3 April 1999

PUISI Lintang Ismaya
DARI SEBUAH PERISTIWA
Bumi menangis mengerang.
Airmatanya menghanyutkan
beribu pohon batang gelondongan,
Hanyut berhimpitan bagai keranda.
menghampiri mayat-mayat di keruhnya air.
Para penjahat pembabat hutan
Berubah wajah jadi orang suci
” inilah takdir yang diberikan oleh tuhan
Kita harus tawakal”. ucapnya.
Sambil mengeluarkan airmata yang telah diteteskan obat mata.”
Tuhan dikambing hitamkan.
lalu membagikan sembako, uang.
Semua selesai kembali hening
Dan esok…..esok…..esok……
Ia berubah wajah kembali .
Kita pun lupa….
Bandung Akhir November 2025

PUISI Rachman Sabur
malam mengiba
perut dipagut lapar
sanders tersenyum
tertidur dunia
dipeluk air mata
kasih meraja
senja menyapa
berbisik tentang ranting
dimangsa waktu
peri mengiba
bulan berpaling muka
awan mengelam
angin kemarau
ranting galau merisau
melepas daun


