Sapinya tak mau mati, sahut penjagalnya.
Baru kali ini saya menemukan keadaan seperti ini. Matanya sapi seolah menengok ke arahku, dan saat aku mendekatinya, sapinya kebetulan mati.
Oh sapi ini nungguin kamu rupanya. Aduh so sweetnya.
Mamih … mamih … kok, sapinya bersayap. Kata anak balita.
Orang-orang riuh seketika dan seolah kompak melihat kearahku. Aku mulai kikuk sampai tak terasa kentut meletus dari belahan pantatku seketika cukup keras. Orang-orang langsung ketawa sambil menudingku dengan kata-kata yang tidak-tidak. Aku hanya bisa pasrah sambil pura-pura kesurupan dimasuki roh sapi.
Seruduk sini. Seruduk sana. Sampai berhasil melarikan diri pulang ke rumah. Selamat dah! []









