Kakiku luka menghiba-hiba minta sepatu. Kakiku kurus hitam kering tak berdaging. Kakiku sakit tanpa sepatu pecah-pecah berdarah-darah. Astaga! aku lupa aku tak punya kaki aku tak pernah punya sepatu.. Aku tak punya apapun! kecuali pikiranku.
Ia serupa tapi tak sama. Ia sama tapi tak serupa. Yang satu bilang : “sudah tapi belum” Yang satunya lagi bilang: “belum tapi sudah” Wiwi! Wowo! Wiwi! Wowo! Wiwo! Wiwo! Wiwo! Wiwo! Fuck You!
Dr. Rachman Sabur, S.Sn. M.Sn., Lahir di bandung tgl 12 September 1957. Penyair, penulis naskah, aktor, sutradara teater payunghitam (KPH). Salah satu Pendiri Kelompok Payung Hitam (KPH). Telah menyutradarai pertunjukan teater lebih dari 100 pertunjukan. 44 pertunjukan diantaranya merupakan pertunjukan teater tubuh. Mengikuti berbagai festival teater, baik di dalam negeri maupun di luar negeri :Internasional festival Arts Summit(2011), festival Brisbane Powerhouse, Australia(2005), Kampnagel Festival, Hamburg, Jerman(2003), Migration theatre Festival, Taipei, Taiwan(2012), Tainan Arts Festival, Tainan, Taiwan(2013), treschling Festival, Amsterdam, Rotterdam,Den Haag, Belanda(2004), Festival University Of Washington, Seattle, Amerika(2014). Salah satu buku naskah drama terbarunya yang sudah terbit dengan judul: TEKS-TEKS MONOLOG RACHMAN SABUR (YPH, 2025). Dalam tahun ini juga tengah mempersiapkan peluncuran buku teater tubuh payunghitam.
Ketika pariwisata tumbuh cepat, sementara warga menanggung biayanyaPariwisata kerap dipuja sebagai industri masa depan, bersih dan ramah lingkungan. Ia dijual…