SAJAK-SAJAK Lintang Ismaya

spektrun

JEJAK

Bancah kelam
Loncat menerkam

2025

SETIA

Laku budak
Kaca mata kuda

2025

LUKA

Pipis gajah
Merobek tanah

2025

KAWIN

Pada suka
Lelang mahkota

2025

LAKON

Air dan api
Cermin bumi

2025

BOLLYWOOD

Dalam hujan
Kejar-kejaran

2025

LABA

Karnadi
Jual katak
Basho

2025

JANTEKE

Hansip
Dan karung
Jalan-jalan

2025

METAFORA

Kuda ringkik
Di malam hari

2025

AZAN

Kaca mata
Baca
Jhon Lennon

2025

DUGEM

Jurig nangkring
Di kala rungsing

2025

PELE

Si hitam manis
Tanpa gula

2025

POLITIK

Maling ikan
Kolam pun bening

2025

RAPAT

Seni solusi
Kabur isi

2025

PATRON

Upin-Ipin
Bukan jas merah

2025

LABA-LABA

Banyak untung
Kata Sutardji

2025

IRONIS

Cicak mati
Di dedak kopi

2025


Apakah artikel ini membantu?

6 thoughts on “SAJAK-SAJAK Lintang Ismaya

  1. Puisi-puisi ini menunjukkan bahwa penyairnya sudah selesai dengan kata-kata, sehingga ia tak perlu lagi membuat puisi dengan mencari ungkapan atau metafor-metafor yang bertumpuk.

  2. Genre puisi ini kecil kecil cabe rawit…

    Singkat namun membuat tegang urat…
    Yaaa urat pikiran…

    Merenungkannya benar benar penuh perjuangan

    Menakjubkan Kang

  3. Salah satu fungsi puisi adalah mencerahkan bahasa. Penyair ini menunjukkan, bahwa proses dan pencarian estetika tak boleh berhenti. Tabek, dan tabek untuk gagasan estetik dan perjalanan mencari temuan-temuan baru ini, Mas Lintang Ismaya. Salam.

  4. Baru atau tidak dalam eksperimen puisi ? Jelasnya telah menunjukan selesainya seorang penyair dalam bermain kata yang rumit. Tabik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *