Tidak Tahu Jalan

jalan e1754584764394

Kejadian sasab, kasarung, kesasar itu akan ditemui oleh setiap manusia. Namun dalam peristiwa yang saya temui, ini namanya bukan kesasar, karena kalau kesasar itu tidak jelas tujuannya.

Kalau yang tahu tujuan tapi tidak tahu jalan itu, hanyalah sebuah peristiwa pembelajaran pengetahuan dan wawasan saja.

Semacam suatu proses ma’rifat, menjadi mengetahui yang sebelumnya tidak tahu. Dalam peristiwa ini, ada dua metodenya pertama Uslub, kedua bertanya kepada Makhluk Allah.

Saya teringat sebuah ungkapan, bahwa selama kita berada di lembur sendiri tak akan mungkin sasab kecuali kalau di lembur orang.

Perjalanan saya mengantar seseorang, itu melakukan metode uslub. Langsung bertanya kepada Allah, sehingga Allah sendiri yang nuntun. Maksudnya, saya tidak pernah bertanya kepada siapa pun, tetapi saat saya berhenti di suatu mesjid, guna melaksanakan sholat maghrib, justru saya yang malah ditanya orang mau ke mana.

Lah saya jawab saja, kemudian saya diberitahu jalannya.

Saya senyum-senyum sendiri. []

HAI MATA HATIKU
Baca Tulisan Lain

HAI MATA HATIKU


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *