Jasa tanpa tanda (?) tanya, apakah bisa mereka membacanya , apakah buta hurup , apakah tidak belajar ah tidak mungkin , gedung -gedung sekolah begitu bayak menjulang tinggi ke langit , apakah rabun jauh ah tidak mungkin , bayak spesialis mata yaang handal tentang penyembuhan , ya , dan saya sering di panggil dari jarak jauh , bahkan memangilnya dengan alat pengeras suara , apakah tuli , tidak mungkin , saya sapa pelan dia menjawab , terus kenapa dia ga membaca (?) tanya , ya , hanya orang-orang langit yang bisa membaca Ya Muqallibal Qulub ,
Jadi ragam pemberitaan , jadi kasus-kasus yang bergentayangan , jadi momok wacana di saban persimpangan , jadi laku diri dalam perjuangan , sesak berdesak-desak memenuhi almanak , hingga angka-angka yang berderet jadi rutinitas kesibukan yang penuh dengan kegelisahan , seperti kau , kita , kami , dan aku sendiri yang bertanya-tanya , mengapa (,) koma lebih paham petimbangan daripada titik ,
Aku tuliskan tulisan ini bukan untuk memuja (,) koma dan menyingkirkan (?) tanya , sehingga porsi (.) titik tak kebagian ruang , jika itu terbersit dalam benak , maka jasa tanpa tanda (?) tanya, apakah bisa mereka membacanya , apakah buta hurup , apakah tidak belajar ah tidak mungkin , gedung -gedung sekolah begitu bayak menjulang tinggi ke langit , apakah rabun jauh ah tidak mungkin , bayak spesialis mata yaang handal tentang penyembuhan , ya , dan saya sering di panggil dari jarak jauh , bahkan memangilnya dengan alat pengeras suara , apakah tuli , tidak mungkin , saya sapa pelan dia menjawab , terus kenapa dia ga membaca (?) tanya , ya , hanya orang-orang langit yang bisa membaca Ya Muqallibal Qulub , []









