Semua orang mungkin merasakan bagaimana dimarahin dengan kata-kata, tapi itu kalau sering dilakukan malah bisa jadi obat dan jadi hal yang biasa juga.
Semisal saya punya saudara yang kebiasaannya kalau marah itu menggunakan metode kata-kata, tapi kemungkinan yang terjadi hanya ada dua, nembalan dan diam.
Tentunya, dengan nembalan dan diam itu juga merupakan metode.
Jauhnya itu, yang nembalan bisa saja dia menyampaikan pembelaan, melawan dan yang diam bisa juga metode pembiaran. Kalau sudah cape, nanti diam juga.
Metode dengan lisan, itu digunakan kalau keadaannya membutuhkan penjelasan.
Namun dari cara pengekspresian itu, yang paling biasa dilakukan oleh orang tua adalah dipelong, dipeltotin, dibaeudan, dijangilek, ditinggalin.
Ngomong-ngomong ditinggalin: Lain urusannya lagi kalau ditinggalin pacar, ya, antibodinya itu cari pacar lagi. Kayak lagu! []








