HIJAB

hijab11

Salah seorang kawan yang ahli fiqih itu begitu wara’ (apik) dan ihtiyath (hati-hati) dalam melaksanakan setiap ibadah. Ia tidak berani sembarangan ataupun sembrono setiap ia melakukan ritual wajib maupun sunnah.

Sampai-sampai, ia selalu menghabiskan waktu yang begitu lama saat melakukan thoharoh (bersuci), baik itu saat ia wudlu maupun mandi besar. Tak tanggung-tanggung, saban satu kali bersuci ia tidak pernah kurang menghabiskan waktu sampai setengah jam, bahkan lebih.

Pun ketika ia melaksanakan sholat, ia tak pernah khatam dalam satu kali percobaan setiap ia melakukan takbirotul ihrom atau takbir pembuka dalam sholatnya.

Hingga, tak jarang, ia pun tak pernah berhasil melaksanakan sholat tersebut dengan yakin bahwa sholatnya sah.

Padahal, andai ia benar-benar bisa menyadari bahwa semua ibadah yang ia lakukan adalah anugerah dari Tuhan, niscaya ia takkan pernah seragu dan sewas-was itu. []


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *