Kita pernah berdiri pada tempat yang sama, duduk melingkar sambil bermain musik, bernyanyi, berpuisi, atau berbicara apa saja tentang kehidupan sambil ngopi segelas bersama. Sekalipun sekarang sudah jauh kita berjalan bersilangan, tapi cinta ini selalu melekat. Mari kita bertemu melepas rindu, walau bukan untuk kembali, tapi sekadar mencecap rasa yang lama kering, mencairkan rindu biar tetap terjaga.
Kota Tasikmalaya | Rangkaian kegiatan Halal Bihalal Lintas Komunitas Tasikmalaya 2026 berlangsung meriah dan penuh kehangatan pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan yang digelar pada malam hari ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar komunitas di wilayah Tasikmalaya. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Cermin Tasikmalaya ini berlangsung di halaman parkir Komunitas Cermin Tasikmalaya, Jalan Pemuda No. 2A, Kota Tasikmalaya, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai komunitas dari beragam latar belakang, mulai dari komunitas sosial, seni, hingga kepemudaan. Partisipasi lintas komunitas ini mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ini dikemas dalam konsep seni dan budaya bertajuk Sasadu (Sasalaman Sadudulur) 2026, yang menghadirkan ruang kreatif bagi para pelaku seni sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. Melalui konsep tersebut, halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana ekspresi dan kolaborasi antar komunitas.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh Arief dan Wulan yang membawakan acara secara komunikatif dan interaktif, sehingga suasana berlangsung tertib, hangat, dan dinamis sejak awal hingga akhir. Acara diawali dengan pembukaan yang khidmat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia dan perwakilan komunitas yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan pasca Idulfitri. Selanjutnya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menyampaikan sambutan yang menyoroti pentingnya komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan “betapa pentingnya komunikasi” sebagai kunci dalam membangun hubungan yang harmonis.
Ia juga menyampaikan, “Terlepas dari ada yang hadir atau tidak, saya yakin pahala akan tetap mengalir. Karena siapa pun yang membuka ruang atau memberikan kesempatan untuk bersilaturahim, di situlah pahala akan berkumpul bagi siapa pun pelakunya.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa silaturahmi memiliki nilai sosial sekaligus spiritual yang mendalam. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni serta sesi berbagi pengalaman antar komunitas. Berbagai pertunjukan yang ditampilkan mencerminkan keberagaman kreativitas serta potensi lokal yang dimiliki masing-masing komunitas.
Asmansyah Timutiah selaku pembina Komunitas Cermin menyampaikan, “Kerinduan itu selalu membawa tentang kenangan.” Ungkapan tersebut merefleksikan bahwa pertemuan dalam kegiatan ini tidak hanya dilandasi oleh momentum seremonial, tetapi juga oleh ikatan emosional yang terbangun dari pengalaman kebersamaan di masa lalu. Ia juga menegaskan, “Tidak ada yang tidak selesai dengan silaturahim sebetulnya,” yang menunjukkan keyakinannya bahwa komunikasi dan pertemuan langsung memiliki kekuatan dalam menyelesaikan persoalan serta mempererat hubungan sosial.
Sepanjang kegiatan, peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Interaksi yang terjalin tidak sekadar bersifat formal, melainkan juga menghadirkan ruang dialog yang produktif, ditandai dengan pertukaran gagasan serta terbukanya peluang kerja sama baru antar komunitas. Melalui penyelenggaraan Halal Bihalal Lintas Komunitas Tasikmalaya 2026 ini, diharapkan semangat kebersamaan, komunikasi, dan kolaborasi terus terjaga. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan sosial serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas. []









