EPIGRAM 

epigram 1

Pada akhirnya siapa pun itu yang manggung; tujuannya hanya satu, yaitu ingin menjadi tukang kebun. Namun saya juga masih percaya bahwa kebebasan berpendapat itu adalah hak fundamental yang harus dijunjung tinggi dalam masyarakat demokratis.

Disamping itu, saya juga menyadari bahwa kebebasan berpendapat dapat menjadi kompleks dan multi-dimensi, terutama ketika berhadapan dengan kekuasaan yang ingin mengontrol dan mengekang.

Kebebasan berpendapat seringkali dihadapkan pada tantangan besar. Banyak orang takut untuk berbicara dengan suara sendiri karena takut akan konsekuensi yang mungkin timbul. Mereka yang berani berbicara dengan suara sendiri seringkali dihadapkan pada tekanan dan intimidasi dari mereka yang berkuasa.

Padahal, sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, bahwa kebebasan berpendapat itu harus dijunjung tinggi karena merupakan fondasi bagi demokrasi dan pluralisme. Namun, kebebasan berpendapat juga dapat menjadi alat bagi penindasan dan kontrol jika tidak diimbangi dengan tanggung jawab dan kesadaran akan konsekuensi.

Saya percaya bahwa kontradiksi dan perbedaan pendapat adalah bagian dari proses sejarah yang dapat membawa perubahan dan kemajuan. Oleh karena itu, kita harus terus berbicara dengan suara sendiri, tanpa takut dipangkas atau dicabut dari tanah.

Kita harus waspada terhadap mereka yang berkuasa yang ingin mengontrol dan mengekang kebebasan kita, dan kita harus terus berjuang untuk kebebasan dan demokrasi. Dalam masyarakat demokratis, kebebasan berpendapat adalah hak fundamental yang harus dijunjung tinggi dan dilindungi dari tukang kebun yang ingin mengontrol dan mengekang sampai mengebiri. []


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *