FOTO tangkapan layar dari canal youtube Sabrang MDP official
Pada Kamis, 15 Januari 2026, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi melantik 12 tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI di lingkungan Kementerian Pertahanan RI, Jakarta. Salah satu dari 12 pakar yang dilantik adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang lebih dikenal publik sebagai Noe Letto, vokalis band Letto. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025 dan sebagai upaya memperkuat pemikiran strategis kebijakan pertahanan nasional di tengah dinamika global yang kompleks .
Noe Letto bukan figur biasa dalam lanskap pemikiran publik Indonesia. Ia menempuh pendidikan tinggi di University of Alberta, Kanada, meraih dua gelar Bachelor of Mathematics dan Bachelor of Science With Honors, menunjukkan kapabilitas akademik yang kokoh sebelum berkiprah di dunia musik dan diskursus publik . Dalam pelantikan itu, Karo Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa “Betul beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai dengan tugas kelembagaan yang berlaku.” .
Dalam laporan media, disebutkan bahwa pemilihan Noe berdasarkan kompetensi dan rekam jejak profesional, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, atau faktor non‑institusional lainnya . Logika pemilihan ini menegaskan bahwa pelantikan didasari kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing‑masing tenaga ahli, termasuk Frank Alexander Hutapea, putra sulung pengacara Hotman Paris Hutapea, yang juga dilantik dalam kesempatan yang sama .
Tugas Tenaga Ahli DPN ini adalah memberi masukan, kajian, dan rekomendasi berbasis disiplin ilmu masing‑masing, termasuk perspektif sosial, budaya, dan komunikasi strategis, serta analisis geopolitik dan geoekonomi, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional . Masukan tersebut disampaikan melalui forum dan tata kerja DPN untuk menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan Dewan, termasuk Menteri Pertahanan, sehingga keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara .
Menanggapi kritik publik atas pelantikannya, Noe menjelaskan melalui unggahan di kanal YouTube resminya Sabrang MDP Official pada Kamis, 22 Januari 2026, bahwa perannya bukan sebagai pembuat peraturan, melainkan sebagai pemberi masukan kepada pemerintah berdasarkan observasi situasi dan rekomendasi risiko strategis. Ia berkata bahwa “Tenaga Ahli itu nggak buat peraturan. Tenaga Ahli itu memberi masukan kepada pemerintah, mungkin bisa diteruskan ke Presiden terhadap situasi, risiko dan rekomendasi. Jadi ini sebagai indera mata, akal, telinga. Apa sih yang terjadi? Harusnya gimana sih untuk bisa memperbaiki situasi?” dan hal ini juga ditegaskan dalam responsnya terhadap kritik di Radar Jember pada 22 Januari 2026 .
Dalam penjelasan lainnya yang dipublikasikan di kanal yang sama (22 Januari 2026), Noe menyampaikan bahwa perang masa kini bukan hanya soal senjata fisik, tetapi termasuk aspek ekonomi dan kognitif yang memengaruhi cara berpikir publik, sehingga perspektif multidisiplin sangat penting dalam konteks kebijakan pertahanan modern — sebuah pandangan yang menghubungkan kajian sosial, budaya, dan strategi sebagai bagian dari konsep pertahanan nasional modern .
Pelantikan Noe Letto dan rekan‑rekannya di Dewan Pertahanan Nasional menunjukkan bahwa institusi pertahanan Indonesia kini membuka ruang bagi pemikiran lintas disiplin dan pengalaman profesional beragam sebagai bagian integral perumusan strategi kebijakan. Pendekatan ini mencerminkan kebutuhan negara untuk memperkuat kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global abad ke‑21, di mana ancaman tidak hanya bersifat kinetik, tetapi juga kompleks dan multidimensional. []
Daftar Referensi (link aktif):
https://news.detik.com/berita/d-8313390/penjelasan-soal-noe-letto-jadi-tenaga-ahli-dewan-pertahanan-nasional
https://www.detik.com/jogja/berita/d-8312459/profil-noe-letto-anak-cak-nun-yang-dilantik-jadi-tenaga-ahli-dpn-kemhan-ri
https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8313520/noe-letto-anak-cak-nun-jadi-tenaga-ahli-dpn-punya-2-gelar-dari-kampus-top-kanada
https://www.antaranews.com/berita/5358058/kemenhan-lantik-12-tenaga-ahli-termasuk-noe-letto
https://amp.kompas.com/tren/read/2026/01/19/163000265/ini-tugas-noe-letto-di-dewan-pertahanan-nasional-usai-dilantik-jadi-tenaga
https://www.gorajuara.com/ragam/10016578699/ditunjuk-sebagai-tenaga-ahli-dpn-noe-letto-buka-suara-soal-tugasnya-di-dewan-pertahanan-nasional
https://radarjember.jawapos.com/nasional/797098422/noe-letto-respons-kritikan-setelah-jabat-posisi-tenaga-ahli-dpn-bantah-pelantikannya-tunjukkan-keberpihakan-politik










One thought on “NOE LETTO : Gus Sabrang dan Pertahanan Indonesia”