Kaleidoskop Ibu Pertiwi menuju Indonesia Emas 2045 berfokus pada transformasi manusia unggul, teknologi, dan ekonomi berkelanjutan saat seratus tahun kemerdekaan. Fokus 2045 mencakup bonus demografi (70% usia produktif), target PDB terbesar ke-5 dunia, dan peran strategis perempuan melalui tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Visi Indonesia Emas 2045 adalah peta jalan strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai “Negara Nusantara yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan” tepat pada peringatan 100 tahun kemerdekaannya. Pemerintah telah memformalkan visi ini melalui Undang-Undang No. 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Visi ini berdiri di atas empat pilar utama yang menjadi fokus transformasi nasional:
Pembangunan Manusia dan Iptek, mewujudkan SDM unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ekonomi Berkelanjutan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil tanpa merusak daya dukung lingkungan. Dalam Pemerataan Pembangunan, bisa mengurangi kesenjangan antarwilayah di seluruh pelosok negeri. Untuk Ketahanan Nasional dan Tata Kelola, mampu memperkuat kedaulatan serta sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Beberapa sasaran kuantitatif yang dipatok dalam RPJPN, meliputi segi Ekonomi Pendapatan per-kapita setara negara maju, diprediksi mencapai USD 23.000 hingga USD 30.300. Dalam Aspek Kesejahteraan, menurunkan tingkat kemiskinan hingga mendekati 0,5–0,8%. Dalam segi Industri, Kontribusi sektor manufaktur ditargetkan mencapai 28-30% terhadap PDB melalui total industrialisasi.
Di dalam Posisi Global, akan menjadi salah satu dari 5 kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Langkah konkret yang telah dan sedang diambil untuk menyongsong visi ini meliputi, aspek Regulasi dan Perencanaan, untuk sebagai Pengesahan RPJPN 2025-2045 sebagai landasan hukum pembangunan 20 tahun ke depan. Segi aspek Transformasi Digital, Peluncuran Visi Indonesia Digital 2045 untuk mempercepat adopsi teknologi di semua sektor.
Dalam posisi Diplomasi Ekonomi, sebagai Upaya percepatan keanggotaan Indonesia dalam OECD untuk menyesuaikan standar kebijakan dengan negara maju. Juga termasuk aspek Pendidikan, Integrasi bahasa pemrograman (coding) sejak tingkat dasar dan penguatan pendidikan STEAM. Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 ini, segi Pilar Utama Pembangunan Manusia, ter-Fokus pada SDM unggul melalui pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. Dalam aspek Ekonomi dan Pendapatan, Target Pendapatan Nasional Bruto (PNB) per kapita diperkirakan mencapai USD 23.000 hingga USD 30.300 pada 2045.
Segi Infrastruktur dan Tata Kelola, sebagai Pengembangan infrastruktur yang merata dan tata kelola pemerintahan yang kuat. Sebagai Bonus Demografi (2020-2045), Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi dengan 70% penduduk usia produktif (15-64 tahun). Dalam segi “Peran Perempuan Kaleidoskop 2025”, Tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya dalam target menuju Indonesia Emas 2045” menegaskan perempuan sebagai motor utama perubahan, pilar ekonomi, dan inovator. DanTargetnya adalah menjadi negara maju pada 2045, dengan proyeksi ekonomi terbesar ke-4 di dunia.
Kolaborasi lintas sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat sangatlah krusial untuk memaksimalkan investasi publik dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Indonesia Emas 2045 adalah visi besar untuk menjadikan Indonesia negara maju, modern, dan sejajar dengan negara adidaya pada 100 tahun kemerdekaannya (1945-2045). Momentum satu abad ini ditargetkan tercapai dengan memanfaatkan puncak bonus demografi “generasi muda produktif” serta empat pilar, yang utamanya adalah SDM unggul, demokrasi matang, pemerintahan baik, dan keadilan sosial.
Dalam Peringatan 100 Tahun Kemerdekaan, Tahun 2045 menandai satu abad kemerdekaan Indonesia, yang dianggap sebagai usia “emas” dan momen bersejarah yang tepat untuk mencapai lompatan kemajuan besar. Dalam Momentum Bonus Demografinya, maka pada tahun 2030-an hingga 2040-an, Indonesia mengalami puncak bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dari usia non-produktif. Ini menjadi aset penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Visi Negara Maju sebagai Targetnya adalah Indonesia keluar dari middle-income trap yaitu “jebakan pendapatan menengah” dan masuk dalam 5 kekuatan ekonomi terbesar di dunia dengan pendapatan tinggi.
Empat Pilar utama Indonesia Emas 2045,
- Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
- Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.
- Pemerataan Pembangunan.
- Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.
Visi ini diresmikan oleh Pemerintah Indonesia, diluncurkan era Presiden Joko Widodo sebagai rencana strategis pembangunan jangka panjang agar Indonesia tidak hanya berdaulat secara politik tetapi juga maju secara ekonomi dan sosial.
Cara mewujudkan Indonesia Emas 2045
Mewujudkan Indonesia Emas 2045 memerlukan sinergi pembangunan SDM unggul, infrastruktur, dan teknologi untuk menjadi negara maju. Kunci utamanya meliputi peningkatan kualitas pendidikan, hilirisasi industri, transformasi digital, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Fokus pada bonus demografi, kesehatan, dan inovasi sangat krusial.
Langkah-langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yaitu Pembangunan SDM Unggul dan Berkarakter, Pendidikan yang Berkualitas, maka akan meningkatkan rata-rata lama sekolah dan keterampilan praktis untuk bersaing di era digital. Dalam aspek Kesehatan dan Pencegahan Stunting, ini memastikan gizi optimal sejak dini untuk menghasilkan generasi produktif. Termasuk Peningkatan Kompetensi, Pelatihan dan pendidikan berbasis teknologi AI, big data, dan machine learning.
Aspek spesifik transformasi digital untuk target pertumbuhan ekonomi regional tertentu menuju 2045
Transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045 berfokus pada empat pilar utama infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat digital untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi regional, termasuk peningkatan PDB dari ekonomi digital sebesar 19%. Aspek spesifik mencakup digitalisasi UMKM, akselerasi infrastruktur (Satria-1), penguatan talenta digital, dan adopsi AI/IoT untuk produktivitas daerah. Aspek spesifik transformasi digital untuk pertumbuhan ekonomi regional 2045 adalah Penguatan Infrastruktur Digital Regional, Peningkatan konektivitas, kapasitas, dan kualitas infrastruktur telekomunikasi di seluruh pelosok, termasuk penggunaan satelit seperti Satria-1 untuk menutup kesenjangan digital.
Digitalisasi UMKM dan Industri Lokal, Akselerasi UMKM untuk naik kelas melalui platform digital, adopsi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas. Transformasi Tata Kelola Pemerintahan “Digital Government” , Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terintegrasi (Satu Data Indonesia) untuk efisiensi pelayanan publik dan kemudahan berusaha di daerah.
Pengembangan Talenta Digital (SDM), yaitu Penguatan kompetensi tenaga kerja lokal dan literasi digital masyarakat agar sesuai dengan kebutuhan industri dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru.
Kedaulatan dan Keamanan Digital, Pengamanan data pribadi dan infrastruktur kritis, serta kepatuhan terhadap regulasi, seperti UU Perlindungan Data Pribadi untuk membangun kepercayaan dalam ekosistem ekonomi digital.
Ekspansi Ekonomi Digital Global: Mendorong ekspor layanan digital dan produk lokal ke pasar internasional, serta memperkuat kolaborasi internasional untuk inovasi. Jadi secara Fokusnya adalah sejalan dengan visi Indonesia Digital 2045 untuk mewujudkan ekonomi digital sebagai motor utama kesejahteraan nasional. Pembangunan Infrastruktur Digital Merata, dengan Akses Berkualitas 100%, dan target penyediaan akses digital berkualitas tinggi yang mencakup seluruh wilayah Indonesia untuk menghilangkan kesenjangan sosial antar-daerah. Untuk Konektivitas Virtual, bisa mendorong konektivitas digital yang kuat untuk mendukung integrasi ekonomi antar-wilayah.
Digitalisasi Sektor Produktif Regional khususnya Modernisasi Pertanian, Implementasi precision farming dan digitalisasi rantai pasok untuk meningkatkan produktivitas sektor agrikultur di daerah. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Digital, Pengembangan KEK Digital sebagai akselerator transformasi ekonomi yang inklusif di berbagai wilayah. UMKM Go Digital dalam Digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperluas akses pasar global dan meningkatkan efisiensi transaksi di tingkat regional.
Pengembangan Talenta Digital Lokal dalam Literasi dan Kecakapan, yaitu Program pelatihan masif untuk menciptakan SDM unggul yang cakap digital dan memiliki mental kewirausahaan di daerah-daerah. Pusat Inovasi Regional ini dapat memperkuat riset dan pengembangan (R&D) digital di tingkat lokal untuk mendukung ekonomi inovatif.
Kementerian Komunikasi dan Digital, Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, yakni Pemerintah Digital (GovTech) Implementasi rencana induk pemerintah digital 2025-2045 untuk menciptakan layanan publik yang modern, responsif, dan transparan di seluruh tingkatan pemerintahan daerah. Harmonisasi Regulasi Sinkronisasi aturan pusat dan daerah untuk mendukung ekosistem digital yang kondusif bagi investasi.
Kemudian aspek Portal Satu Data Indonesia, berupa Keamanan, untuk Keberlanjutan Digital Pelindungan Data, Penerapan standar keamanan siber dan perlindungan data pribadi (UU PDP) untuk membangun kepercayaan dalam ekosistem ekonomi digital regional. Ekonomi Hijau Digital, yaitu aspek Pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan praktik bisnis ramah lingkungan (green economy) di daerah.
Cukup Sekian Terimakasih…
Salam Budaya Nusantara
Bandung, 21.Februari.2026









