Skip to content
kosapoin.com

Kosapoin.com

"Kolom Sastra Potret Indonesia News

  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Galeri
    • Info
    • Ulasan
    • Sisipan
  • Sastra
    • Cerpen
    • Haiku
    • Diary
    • Essai
    • Opini
    • Fikmin
    • Prosa
    • Carpon
    • Cermin
    • CERBUNG
    • Puisi
    • Tanka
    • Sonian
  • Teater
    • Naskah
    • Kritik
    • Dramatik
    • Monolog
    • Opini
    • Kupas
  • Hiburan
    • Belanja
    • Musik
    • Celoteh
    • Kuliner
    • Wisata
  • Olahraga
    • Bola
    • Umum
  • Kalam
    • Akhlaq
    • Fiqh
    • Hadits
    • Sirah
    • Tafsir
    • Tashowwuf
    • Tauhid
    • Tadabbur
  • Ekonomi
    • Pasar
    • Bisnis
    • Target
  • Hukum

Penulis: Prof. Benny Yohanes

Prof. Benny Yohanes, atau dikenal dengan nama panggungnya, BenJon, Pendiri Teater Re-Publik . Lahir di Bandung, 15 Februari 1962. Sebagai penulis teks dramatik, karya-karyanya meraih beberapa penghargaan, seperti “Metropolutan”, penghargaan kedua dalam kompetisi naskah drama radio oleh Kantor Berita 68H, 2002; “Makan Hakan”, penghargaan pertama dalam kompetisi naskah drama oleh Goethe- Institut–Friedrich Nauffman Stiftung; “Seribu Watt”, juara harapan kedua dalam kompetisi naskah drama oleh Dewan Kesenian Jakarta; monolog “Sphinx Tri pple X”, penghargaan pertama dalam Lomba Naskah Monolog Anti Budaya Korupsi, 2004; “CANNIBALogy”, The First Best Five dalam Sayembara Penulisan Naskah Drama Nasional, Federasi Teater Indonesia, 2008; “PERTJA”, pemenang utama dalam Sayembara Penulisan Lakon Drama Realis, Komunitas Salihara, 2010; “BENDERA UNTUK DEWA”, pemenang kedua dalam Sayembara Penulisan Naskah Drama Realis, ISI Padang Panjang, 2020. Teks dramatik terbaru yang ditulisnya antara lain “MERASUK—Kisah Para Benalu” (2021); “EUTHANAMACHINA” (2022); HOMO RHIZOMA (2025) BenJon juga menulis kritik teater dan mendapat penghargaan pertama dalam Lomba Penulisan Kritik Teater Tingkat Nasional, Direktorat Kesenian, 1996; penghargaan pertama dalam Lomba Penulisan Kritik Teater Tingkat Nasional, Dewan Kesenian Jakarta, 2005. Esai-esai karya BenJon, selain dipublikasikan pada beragam media cetak, juga terangkum dalam buku Teater untuk Dilakoni (1993), Ideologi Teater Modern Kita (2000), Mencipta Teater (1998), Teater Indonesia: Konsep, Sejarah, Problema (1999), 70 Tahun Rendra: Hadir dan Mengalir (2005), Bertolak dari yang Ada: Kumpulan Esai untuk 70 Tahun Putu Wijaya (2014), dan Bel Geduwel Beh oleh Danarto (2015). Sebagai sutradara, BenJon telah memanggungkan beragam naskah, baik karya sendiri maupun karya pengarang lain, di antaranya “ Caligula “(1983) karya Albert Camus, “ Pelacur Terhormat” karya Jean-Paul Sartre, “Pakaian dan Kepalsuan” (1987) karya Averchenko, “Kisah Perjuangan Suku Naga” karya Rendra, “Amat Berontak” karya Saini KM (1988), “Momok” karya BenJon, “Yang Berwajib” (1989) karya BenJon, “Ibunda Elektronika” (1990) karya BenJon, “Architruc” (1991) karya Robert Pinget, “Ibu Mencari Boedi” (1992) karya BenJon, “Endgame” karya Samuel Beckett, “Bersama Tengkorak” (1993) karya BenJon, “Pinangan” karya Anton Chekhov, “Takoet” (1994) karya BenJon, “Dag Dig Dug” (1995) karya Putu Wijaya, “Senja dan Dua Kematian” (1996) karya Kirdjomuljo, “Bius” karya BenJon, “Dubur” (1997) karya BenJon, “Sodom Kota Binatang” (1998) karya BenJon, “Makan Hakan” karya BenJon, “Hikayat Celana Dalam” karya BenJon, “Boen/Cit Aku Ada karena Aku Mesum dan Ternoda” (1999) karya BenJon, “Telur, Tomat dan Seteguk Darah” karya BenJon, “GigoloGalileo” karya Brecht/BenJon, “TUBUH MELAYOE” (2000) karya BenJon, “Jas Panjang Pesanan” (2001) karya Wolf Mankowich, “ARKEologi BeHa” (2003/2004) karya BenJon, “Aku ke Luar Menjemput Badai” (2003) karya BenJon, “Hamlet Inside” (2004) karya BenJon, “BLACK JACK” (2006) karya BenJon, “Shakespeare CARNIVORA” (2009) karya BenJon, “interupsi jambal roti” (2009) karya BenJon, “PERTJA” (2011) karya BenJon, “FACE” (ASEAN Regi onal Arts & Culture Festival, Kamboja, 2012) karya BenJon, “DIFFUSION, Interogasi Tradisi” (The 8th Invitation to Theatre, Program Publik Jurusan Teater, FSP, ISBI Bandung, 2023) karya BenJon. Ia juga menjadi penyunting teks dan pengarah laku untuk pertunjukan “BABI-BABU” (The Maids, 2023) karya Jean Genet; pertunjukan “SEKTOR KETIGA” (Der dritte Sektor, 2024) karya Dea Loher; pertunjukan “BIUS” (2024) karya BenJon; pertunjukan “SAMPAR” (2025) karya Albert Camus. Buku-bukunya yang sudah terbit: 1. Teater Piktografik: Migrasi Estetik Putu Wijaya dan Metabahasa Layar (Bandung & Jakarta: Ultimus & DKJ, 2013); 2. Estetika Teater: Panduan Praktik Dasar Kreasi Teater (Bandung: Sunan Ambu Press, 2014); 3. Kreativitas Teater: Dari Teks ke Pemanggungan (Bandung: Sunan Ambu Press, 2016); 4. Metode Kritik Teater: Teori, Konsep dan Aplikasi (Yogyakarta: Kalabuku, 2017); 5. Scum Sekam: Antologi Teks Dramatik (Yogyakarta: Kalabuku, 2018); 6. Kajian Budaya: Diskursus dan Metodologi Riset (Bandung: Sunan Ambu Press, 2018); 7. Estetika Urban (Bandung: Sunan Ambu Press, 2023); 8. Teater di Pagina (Yogyakarta: Kalabuku,2025)
MERAH BOLONG PUTIH BOLONG HITAM
TeaterKupas

MERAH BOLONG PUTIH BOLONG HITAM

Merah Bolong pentas di Btisbane Power House, Brisbane, Australia. dok TPH Judul garapan ini sudah mengundang pertanyaan sendiri. Agaknya Rachman…

byProf. Benny YohanesJanuari 26, 2026Januari 26, 2026
  • MEMBACA TRADISI TOPENG DALAM KETUBUHAN KONTEMPORER
  • PUISI Nurrahmat SN
  • PHYSICAL OF ROGGIANG: INTERPRETASI KONTEMPORER ATAS RONGGIANG PASAMAN (RONGGENG) OLEH TEATER BALAI BUKITTINGGI
  • RUWATAN AGEUNG GUNUNG MANGLAYANG 2026 : “Ngarekés – Ngawangkong – Balakécrakan”
  • PUISI Jose Rizal Manua

Recent Comments

  1. MEMBACA TRADISI TOPENG DALAM KETUBUHAN KONTEMPORER - Kosapoin.com mengenai BLACK METHOD TEATER PAYUNG HITAM
  2. TEATER PAYUNG HITAM : Antara Garda Depan & Kebutuhan Bicara yang Amat Perih - Kosapoin.com mengenai AKU-TUBUH SIAPA : Catatan seorang aktor dari proses Teater Payung Hitam
  3. TEATER PAYUNG HITAM : Antara Garda Depan & Kebutuhan Bicara yang Amat Perih - Kosapoin.com mengenai TEATER TUBUH MERAH BOLONG DAN GENJER-GENJER SEBAGAI TERDAKWA
  4. TEATER PAYUNG HITAM : Antara Garda Depan & Kebutuhan Bicara yang Amat Perih - Kosapoin.com mengenai KELOMPOK TEATER PAYUNG HITAM
  5. TEATER PAYUNG HITAM : Antara Garda Depan & Kebutuhan Bicara yang Amat Perih - Kosapoin.com mengenai BLACK METHOD TEATER PAYUNG HITAM

Categories

  • ▼ Berita
    • Daerah
    • Galeri
    • Info
    • Internasional
    • Nasional
    • Sisipan
    • Ulasan
  • ▼ Ekonomi
    • Bisnis
    • Pasar
    • Target
  • ▼ Hiburan
    • Celoteh
    • Kuliner
    • Musik
    • Wisata
  • ▼ Hukum
  • ▼ Kalam
    • Akhlaq
    • Fiqh
    • Hadits
    • Sirah
    • Tadabbur
    • Tafsir
    • Tashowwuf
  • ▼ Olahraga
    • Bola
  • ▼ Sastra
    • Carpon
    • CERBUNG
    • Cermin
    • Cerpen
    • Diary
    • Essai
    • Fikmin
    • Haiku
    • Opini
    • Prosa
    • Puisi
    • Sonian
    • Tanka
  • ▼ Teater
    • Dramatik
    • Kritik
    • Kupas
    • Monolog
    • Naskah
    • Opini

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Donasi
  • Kriteria Tulisan
  • Privacy Policy

Copyright © 2026 Kosapoin.com

  • About Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Donasi
  • Kriteria Tulisan