BEDINDE
ia tersenyum pada matahari
meski tak beragama Shinto
ia tak sedang berjuang
apa lagi sembahyang
yang sedang naik daun itu
ia yang sedang diperbudak
2025

PUISI Lintang Ismaya
SITI DALAM LAKU OH NANI
Siti yang tertidur di kamar
ia yang terduduk di tepi ranjang
aroma tanah yang basah
bikin kelaminnya bersin-bersin
lalu dengan ibu jari yang biasa
ia gunakan untuk menyingkirkan upil
ditutuplah mulut mungilnya itu
tapi ada yang melompat ke udara
mendarat tepat di bibir atas Siti
mulutnya mengaga dalam pulas
2025

SAJAK-SAJAK Ayie S. Buckhary
JOROK
dikarenakan kue lapis buatan bu Siti
mempertemukannya dengan Dodo
seorang pemuda
yang jarinya lebih lincah
menari di atas layar
daripada di atas tasbih
sementara
ia adalah anak dari keserasian
yang tumbuh dengan senyap
pandai menghargai waktu
namun apa dikata
buah dari kesabaran
dalam pertemuan berulang
barangkali itulah takdir
pasangan serasi itu
oposisi dalam paradoks
2025

SAJAK-SAJAK Ayie S. Buckhary
GRATIS
berlama-lama duduk di balkon
sekadar untuk menatap awan
yang bergerak
cerita Jagal Bilawa atawa Bima
yang sembunyi di sebaliknya
tak datang-datang
dalam tiga puluh detik
secangkir espresso
panas tersaji
sebab tak pesan-pesan
pramusaji tahu diri
barangkali pembawa rezeki
sekadar sedekah
di senja buta
2025

PUISI Ihya M Kulon
PUASA
kedamaian di wajah ayahnya
ladang tambang yang meruang
tak ada waktu yang terbuang
ragam menu dituliskannya
ibunya yang memandang
tak bisa ikutan girang
riang anak lebih utama
ketimbang gang sempit
yang selalu memanjakan
tumbaknya di atas ranjang
alamat gencatan senjata
sepanjang malam menjelang
2025









