PUISI Ayie S Bukhary

puisi ayie S bukhary kosapoin.com

BUNGLON

Maaf bung !
Kesempatanku hanya berpesta miras
Tidak bisa memeras sampai ampas
Maka aku bukan tergolong orang yang culas
Seperti jemaah yang melahap rakyat lemah
Simsalabim
Pesulap patgulipat melipat cepat
Siapa cepat memeras hajat rakyat
Sebanyak banyak yang didapat
Keluarga bejat dan laknat
Limpah ruah kurang tuah
Merasa megah menginjak si susah
Bung !

Bandung, 812014

PUISI Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

PUISI Rachman Sabur

BLACK UNLIMITED

Tak ada perhentian mengingat limitnya waktu dan waktu tidak pernah cukup
Dalam ketidak cukupan pun jalan yang ditempuh dengan paripurna selalu menemukan rimba perawan
Menyemut dan sangat menarik untuk direnggut keperawanannya
Perambahan dahaga
Perambahan sengsara
Perambahan tangis
Luka nestapa
Hina dina
Dekil kusam dan bau
Arogan
Vandalis
Kanibalis
Paranoid
Skizofrenia akut
Lezat dan nikmat

Bandung, 812011

PUISI Lintang Ismaya
Baca Tulisan Lain

PUISI Lintang Ismaya

FABEL

Mitologi telah jadi batu hitam yang dilembagakan
Semua berputar membentuk poros yang dimutlakan
Realita subjektif jadi fenomena pengendalian
Penopang kesadaran kolektif keberadaan
Interaksi dibentuk dari proyeksi halusinasi
Hilang energi menembus transendensi
Entitas zombie kaku menanggapi arti
Kelenturan tidak bisa lepas dari nama, dogma, dan wujud
Kedewasaan terikat dengan antropomorfisme
Kesadaran dan pemahaman baru batu sandung sinisme
Celaka !

Bandung,812025

PUISI Ihya M Kulon
Baca Tulisan Lain

PUISI Ihya M Kulon

DI BALIK PELIK

Kalaulah manusia ditakdirkan sempurna
Tentu saja kemustahilan atau misteri secara perlahan tidak akan terungkap
Seperti air
Seperti udara
Seperti api
Seperti tanah
Seperti bumi dan isinya
Seperti jagat langit luas
Seperti molekul atomik
Walau sedikit tabir yang terungkap
Ketidaksempurnaan justru jadi pemicu pencarian
Letak tegas blueprint yang melekat pada manusia
Ditambah ditiupkannya kesadaran murni di antara akal dan hati
Sejak nutfah di rahim cinta pertama berdenyut
Jantung berdetak menghidupkan cikal bakal yang tidak sempurna ada
Ini bukan dari dosa bawaan
Ini dari rantai awal mengungkap pengetahuan
Tentang mengungkap sesuatu yang nyata ada maupun tidak kasat mata
Seperti para nabi melakukan perjalanan malam
Mendekatkan diri pada yang tersempurna
Tubuh terduduk
Ruh menepi kepelabuhan jauh tempat seluruh
Narasi narasi dibacakan di kerumunan siang
Direnungkan kembali malam menjelang
Ketidaksempurnaan bahan pemicu pencarian
Sedikit tabir terungkap cukup untuk penyesuaian pada kesempurnaan
Tidak disini
Di sana misteri

Bandung, 1012026

PUISI Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

PUISI Rachman Sabur


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *