PUISI Ayie S Bukhary

puzzel 1

TERTIPU KOSONG

Telah terjerat kaki pencari
Terkantuk kantuk batu tajam
Tangan terus menerus memukul angin
Meninju ke penjuru penjuru
Hamburan energi di kerut dahi
Keras rahang batu karang
Bahu kaku panas membara
Tetap melangkah susah payah
Tidak mau patah
Tidak harus bertuah
Tetap ada gairah
Tertipu lengkap sudah

Bandung, 31122025

PUISI Yesmil Anwar
Baca Tulisan Lain

PUISI Yesmil Anwar

HARGA DIRI PUISI

Puisi Pun terbantahkan oleh penulisnya sendiri dengan puisi yang terbarukan
Menarasikannya kekinian dari perenungan yang kerap berubah
Transformasi kepompong telah bersayap lebih bebas dengan kesegaran
Seperti kuda liar dikendalikan selanjutnya manut pada tuannya
Semakin dalam puisi semakin dangkal di kemudian hari
Bisa dijajaki pikirannya tidak mengungkap misteri
Bukan lagi binatang buas
Melainkan notifikasi jadi ancaman dari narasi yang dituliskannya
Gelombang tuntutan dari konsekuensi penulisan
Lebih bengis dari sikap narasi yang ambigu
Tetap terpojok dalam diam
Hening dalam gelap pekat
Tuntutan terus menuntut mengikat

Bandung 31122025

PUISI De Eka Putrakha
Baca Tulisan Lain

PUISI De Eka Putrakha

KOMPENSASI KARENA BUIH

Seluas malam seluas sunyi
Bunyi dengung mengisi mengitari
Teman dialog fikir dan hati
Timbang rasa timbang kepala
Berat ukuran ke celaka
Kecil arti diri mendekati rugi
Baru terbuka jujur dini hari
Gusti ternyata belum sampai ke hati nabi

Membakar dupa sesak di dada pusing di kepala
Berapa ribu terjaga harus di upaya
Setelah muda penuh sia di meja pesta pora
Tarian kaum hawa pelepas dahaga
Cerita terpahat di pusara jagat raya
Bukti datang gundah gulana
Siapa yang perkasa di setiap mas

Jawara harus perlaya dimakan usia
Bukti tak guna di akhir sisa
Kalah total ternyata
Oh dewata..

Bdg akhir Desember 017_018

PUISI Yesmil Anwar
Baca Tulisan Lain

PUISI Yesmil Anwar

PUZZLE

Pencarian jauh
Menukik malam
Tak menemu
Tak jati

Bdg,30 Desember 2018


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *