BERSAMAMU AKU NYAMAN
Tak ada luka yang perih
Tak ada duka yang tragis
Tak ada dunia yang papa
Tak ada takut yang gelap
Tak ada gamang yang kosong
Tak terasa semuanya
Kau urapi lukaku
Kau hapus air mataku
Kau isi cahayaMu
dalam jiwaku, darahku,
tulangku, rambutku,
kananku, kiriku,
dalam kuburku
Ya, Allah
BersamaMu aku
nyaman
Yesa. 2013-2014

PUISI Rachman Sabur
MENGUKUR LANGKAH DAN SEGALANYA
Lalu kita memulai segalanya dengan ukur mengukur…
Kita ukur langkah saat berolah raga…
Kita ukur suhu badan, detak jantung, denyut nadi dan tinggi rendahnya tekanan darah
Seraya kita cocokan dengan tabel normalitas…
Semuanya demi mata hati yang kita yakini sebagai anugerah Allah
Tidak ada yang luput dalam ukuran-Nya
Lalu kita tersenyum membawa segalanya ke puncak bahagia…
Kita ukurkah langkah menuju liang lahat,
Langkah ke Padang Mahsyar Langkah menuju surga dan neraka?
Kita hitung langkah dalam butir-butir tasbih…
Sudahkah kita
mengukur kasih sayang Allah pada makhluk yang bernama manusia_ untuk apa?
Ya, kita tidak mengukur langkah dan segalanya setelah mati…
2025









