BANJIR
apa yang kita pahami tentang kegelisahan air saat ditinggal pergi pepohonan, hutan, dan gunung gemunung?
Karena sepinya ia pun mencari kota
Menahan jembatan dalam buaian
Lalu berbondong bondong meninggikan batas yang tak terjangkau rumah dan pertokoan…
Orang orang bersampan memandang dari kejauhan menanti air surut:
“Katanya banjir belum surut….!?”
Mereka menerka nerka.
Mereka menangkap tanda jatuhnya matahari di genangan terakhir, pendarnya menyilaukan mata.
Tak peduli betapa melelahkannya perjalanan sungai
yang memanggul beban rindu akan rindangnya hulu tempat mata air bersumber.
Orang orang pun berteriak, karena tidak sabaran: “tutup sumbernya, matikan keloknya!”.
Lalu beramai ramai mereka memperkosa sungai, gunung, hutan di rumah orang bunian
Dari balik mimpi para pengungsi
Matahari tak kunjung tiba,
sementara air semakin meninggi di ujung jemari ribuan anak sungai, hutan-hutan dan gunung gemunung yang bertemu saling berpelukan
2014

PUISI-PUISI Rachman Sabur
AKAR TAUHID
Lahan hati yang luas dan subur
Disirami hujan cinta Allah dan
kasih sayang yang tak pernah usai…
Akar tauhid yang menghujam di lahan hati yang subur adalah wujud dari ketakwaan yang berbuah ibadah
Ayat ayat Al Quran adalah hati yang luas terhampar di padang keimanan..
Sungguh Allah akan memasukan orang orang yang beriman, ke dalam surga yang di bawahnya mengalir sungai sungai jernih…
Begitulah kalimat Allah yang tak pernah ingkar janji
Akar tauhid menghujam dalam di lahan hati yang luas penuh cinta
Menggamit orang orang yang ikhlas, sabar dan tawakal..
2023









