PUISI Lintang Ismaya

hakikat bus

HAKIKAT BUS

Wahai SAUDARA semua, tanpa adanya RESTU dari DOA IBU bagaimana mungkin melangkah dalam BIJAKSANA? Tanpa adanya BIJAKSANA dalam SETIA, bagaimana mungkin BUDIMAN dalam RAHAYU manggung di napas diri? Tanpa adanya BUDIMAN, bagaimana mungkin lahirkan PRIMA JASA? Tanpa adanya TUNGGAL DAYA dalam PRIMA JASA para PAHLAWAN, bagaimana mungkin lahirkan wujud KARUNIA BAKTI? KARUNIA BAKTI, sunyatanya detak konkret JUANG dalam menetaskan MERDEKA; mewujud SUGENG RAHAYU. MERDEKA bukan untuk disambar GAGAK RIMANG yang kemudian diburu ARJUNA. Matilah ARIMBI terpanahnya. Perang SAUDARA terjadi di saban KOTA. BIMA murka akal. Dalam MERDEKA, alur prismatik menganak sungai BHINEKA. Daya PANDAWA jadi penanda amis darah yang meletus di SINGGASANA yang AGUNG. INDONESIA, apa arti kata DAMAI, SEJAHTERA. SENTOSA. BAHAGIA dan SUKA dalam hakikat MERDEKA jika ALADIN masih berperan penting di balik layar? Wahai PUTRA BANGSA, di pucuk GUNUNG SEMBUNG inilah aku melarung renung, biar pikiranku tidak kian linglung, seperti GARUDA MAS!

2015-2017

PUISI Rachman Sabur
Baca Tulisan Lain

PUISI Rachman Sabur


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *