YO WIS

JENDRAL

Ada banyak info yang bisa kita dengar dan rasa dalam saban harinya. Akan tetapi mendengarkan dan merasakan itu dua hal yang berbeda. Sebagaimana aku menjadi kamu dan kamu menjadi aku. Begitulah timbangan berlaku. Jika itu sudah terjadi maka mendengarkan dan merasakan jadi selaras dalam perimbangan.

Itu pun kata pepatah yang tak pernah salah:  “Pastikan untuk mencicipi kata-katamu sebelum kamu memuntahkannya”. Iya kan pepatah memang tak pernah salah? Betapa jagonya yang membuat pribahasa. Pada akhirnya setiap orang itu jendral bagi dirinya sendiri. Ya, namanya juga jendral, pastinya kalau ditanya bisa sok pinter keblinger. Gak percaya?

Begini ceritanya: Suatu hari, seseorang bertanya kepada seorang ahli informasi, “Apa itu info?” Ahli informasi tersebut menjawab, “info adalah singkatan dari informasi penting”. Orang itu bertanya lagi, “Lalu apa itu informasi penting?” Ahli informasi tersenyum dan berkata, “Itu informasi yang kamu cari saat ini!”

Lagi? Baiklah: Suatu hari, seorang siswa bertanya pada gurunya, “Pak, apa bedanya informasi dengan berita?” Gurunya menjawab, “Informasi itu seperti makanan, sedangkan berita itu seperti menu. Kamu bisa memilih menu yang kamu inginkan, tapi makanan yang disajikan bisa jadi berbeda dari yang kamu bayangkan!”

Dua contoh cukup, wong pemerintah sendiri menganjurkan dua anak saja sudah cukup. Masa kamu berani merombak kebijakan! Apa? Iya setiap orang itu jendral bagi dirinya? Apa?

Siap! Mau makan apa jendral? Oh… jangan terlalu cepat ambil pilihan, soalnya bisa aku infokan, bahwa banyak menu yang bisa dimakan dengan menyesuaikan daftar harga, tentunya. Silakan!

Oh … iya, lali aku … kita sama-sama jendral? Yo wis mengalir sesuai seleramu bae! []


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *