PAGI MEREVISI PAGI

NULIS 2 1

EMPIRIS :
Pagi yang cerah dengan semburat sulur-sulur cahaya emas, disepuh merah muda dan biru tua, serta ungu muda jadi lukisan langit nan lembut. Nyaman dalam pandangan. Bulir-bulir embun masih betah di daun-daun, menggelinding ke ujung. Satu-satu jatuh menimpa tanah. Ada juga yang menimpa batu-batu.

Dari arah utara, sepasukan burung pipit terbang sambil bernyanyi riang bersama angin sejuk mengantarkan harum melati hutan, wanginya menyelusup penciuman. Di ruang pagi ini, aku temukan keindahan yang tak terhingga.

Ada juga harapan yang tak terbatas dalam kesempatan untuk memulai hari dengan penuh kemungkinan yang kaya dengan makna, yang bisa dipetik di kemudian detik.

REVISI :
Pagi yang lengang, dengan semburat cahaya emas bersepuh kemerahan yang perlahan memulas langit. Embun pagi masih bermain-main di dedaunan, sementara burung-burung dalam hutan mulai bernyanyi. Dan angin pagi yang sejuk membawa aroma bunga yang harum, membangkitkan harapan baru.

Dalam pagi yang lapang, ada keindahan yang tak terhingga, dalam ragam kesempatan untuk memulai hari dengan penuh kemungkinan. Di ruang pagi yang diberkahi aneka warna, senantiasa membawa pesan tentang kehidupan yang penuh dengan makna.

Dengan mentari yang perlahan naik, hangat udara pagi mewujud lambang harapan baru, yang membawa cahaya bagi jiwa yang tak pernah menyerah.

REVISI :
Lukisan pagi alam yang terasa sunyi dalam batinku menyambut semburat cahaya emas, melumuri langit dengan lembut gradasi. Bulir-bulir embun pagi seolah menari-nari di dedaunan talas hitam yang tumbuh di tepian danau, sementara lincah burung-burung kecil di dahan-dahan pohonan sambil bernyanyi serentak, jadi melodi alam yang harmonis, mampu mengusir kesunyian batinku.

Semilir angin sejuk menghantarkan aroma-aroma alam yang harum oleh bunga-bunga dan wangi murni tanah, kian membangkitkan harapan baru dengan semangat yang tak terbatas. Dalam kesunyian pagi, di sepi batinku; ada keindahan tak terhingga, untuk memulai hari dengan penuh makna.

Ya, setiap helaan napas yang kuhidup-hembuskan, kian membawa kesegaran dalam setiap detiknya, jadi awal baru untuk menulis cerita hari ini dengan tinta keberanian dan kebijaksanaan. Sebab pagi selalu membawa undangan untuk menjalani hidup dengan lebih berarti dalam setiap jejak langkah yang tak bisa menghindar dari ragam rintang dan godaan yang mengunggis jiwa.

Namun di ruang pagi senantiasa menemukan kekuatan untuk menghadapi hari dengan penuh percaya diri. Ya, seiring mentari yang perlahan naik, menjadi simbol baru, bagi jiwa yang tak pernah mengalah untuk menjalani hari dengan penuh energi dan determinasi. Pagi adalah kesempatan untuk menciptakan perubahan dan menemukan jalan menuju impian.

Pagi bukan sekadar lukisan alam yang tersaji, sebab pagi senantiasa membawa kesempatan untuk meninggalkan kenangan, meski tak bisa dibuang sembarang. Sebab impian senantiasa perlu cermin dalam alur kemungkinan yang belum terwujud. Ya, pagi senantiasa menawarkan ketetapan kunci dalam niat yang suci.

Aura pagi senantiasa indah untuk menyusun rencana, dan mengambil langkah pertama guna menuju kesuksesan. Dengan semangat pagi yang membara, sketsa langkah dapat menghadapi tantangan penuh keberanian, menemukan solusi untuk setiap masalah, hingga menjalani hari dengan penuh makna dan kebahagiaan.

PREMIS :
Pagi harus menunggu pagi lagi, sebelum pagi tentunya, untuk kembali menemukan pagi! []

JERIT HATI SENIMAN
Baca Tulisan Lain

JERIT HATI SENIMAN


Apakah artikel ini membantu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *